Sinopsis-sinopsis Lama bagian dari Elang Kelana

Minggu, 06 September 2015

SINOPSIS Perfect Insider 08 part 2

Sinopsis Perfect Insider episode 08 part 2. Yang ketinggalan, cek juga bagian sebelumnya di Perfect Insider episode 08 part 1. Selamat membaca.



Kasus jasad tanpa kepala masih terus berlanjut. Orang yang paling mencurigakan, kakak korban, Tsutsumi Kiyoto ditemukan meninggal. Siapa pelaku sebenarnya? Dan sekarang nyawa Moe pun dalam bahaya!



Perfect Insider 8201



Saikawa-sensei mendapatkan pesan dari Moe yang mengatakan jika saat ini Moe bersama Terabayasi-san akan mengunjungi apartemen milik prof.Kawashima. Tapi ternyata ini hanya jebakan. Saikawa-sensei yang tahu situasi sebenarnya segera menyusul Moe. Di depan kompleks apartemen itu, Saikawa-sensei menemukan mobil Moe terparkir. Lewat surat yang ada di depan apartemen, Saikawa-sensei dengan mudah menemukan apartemen yang dimaksud.



Perfect Insider 8202



Saikawa-sensei memutar kenop pintu apartemen itu, tidak terkunci. Ia kemudian masuk pelan-pelan. Tapi saat melihat Moe yang ada di atas ranjang, Saikawa-sensei langsung menghambur.



“Berhenti!” ujar sebuah suara dari sudut ruangan. Dia Terabayashi. “Siapa kau?”



Saikawa-sensei berhenti mendadak, “Namaku Saikawa, Dosennya. Ada baiknya bertemu denganmu, Terabayashi-san.” Saikawa-sensei mulai menenangkan diri.



Terabayashi mengerti. Ia memainkan alat picu listrik di tangannya yang tersambung dengan tubuh Moe, “Aku tidak ingin terburu-buru selama proses finishing. Itu akan menghancurkan segalanya. Tapi, tergantung pada tindakanmu. Aku mungkin bisa seketika membunuhnya.”



“Apa yang kau rencanakan sekarang?”cecar Saikawa-sensei. “Apa yang kau rencanakan setelah menyelesaikan itu? Itu pertanyaanku.” Saikawa-sensei melanjutkan.



“Aku senang. Kau seseorang yang bisa berpikir dengan baik,” ujar Terabayashi. Ia tersenyum senang. “Mundur. Tidak menyenangkan melakukan ini sementara dia tidur. Jangan buat aku menekan tombol ini, Professor Saikawa. Tidak ada tempat untuk kau melarikan diri lagi.



Perfect Insider 8203



Terabayashi beranjak dan duduk di pinggir cetakan yang telah dibuatnya dari tubuh Kiyoto-san. Sementara Saikawa-sensei yang masih waspada, menjangkau kursi di dekatnya dan mencoba duduk untuk mulai diplomasi. Dengan mudah Saikawa-sensei menebak jika yang memotong kepala Tsutsumi Asuka adalah Terabayashi. Padahal tujuan sebenarnya adalah kakaknya, Tsutsumi Kiyoto.



“Aku hanya ingin membuat cetakannya. Cetakan wanita ini dengan bentuk yang indah dan yang sempurna,” Terabayashi mengelus cetakan miliknya penuh sayang.



Ternyata Terabayashi menggunakan kepala milik Asuka untuk berlatih membuat cetakan badan. Sayangnya ia cukup kecewa karena kepala Asuka memiliki remuk di salah satu sisinya. Saat ditanya kenapa hanya kepala, Terabayashi mengelak ide karena kepala mudah dipindahkan. Ia mengaku jika material pembuat cetakan berupa silicon adalah barang mahal sehingga tidak bisa main-main.



“Ngomong-ngomong...apa semuanya berjalan lancar?” tanya Saikawa-sensei lagi.



“Ya, aku sangat puas dengan hasilnya.”



Perfect Insider 8204



Sebelum Kiyoto-san ditemukan meninggal di ruang kerjanya, Terabayashi sudah lebih dulu disana. Kiyoto-san yang mengerti tujuan sebenarnya Terabayashi, memilih menyerahkan dirinya. Ia adalah orang yang sudah putus asa, karena bentuk utamanya, yakni adiknya, Asuka, sudah meninggal. Kiyoto-san tidak peduli lagi dengan apa yang akan dilakukan oleh Terabayashi terhadapnya.



Kiyoto-san membuka seluruh baju dan kemudian masuk ke dalam bak mandinya yang berisi air. Terabayashi tanpa ragu mencelupkan kabel yang telah terkelupas untuk menyengat Kiyoto-san. Setelah Kiyoto-san meninggal, baru Terabayashi membuat cetakan yang ia inginkan. Terabayashi tidak ingin ada luka goresan dalam bentuk aslinya, ia terobsesi mendapatkan cetakan sempurna dari mayat tanpa cacat.



“Kiyoto-san sudah mengambil keputusan. Bagi Kiyoto-kun, Asuka-san adalah bentuk utama. Tapi kepalanya sudah patah. Kau mengerti?” lanjut Terabayasi. “Dia kehilangan harapan karena bentuk adiknya hancur. Tapi bagiku itu berbeda. Aku sanggup meninggalkan bentuk utamaku demi cetakan wanita di dunia ini.”



“Alasan utama kau membakar tempat kerja itu untuk menghancurkan pola dasar yang disebut Tsutsumi Kiyoto-san, kan?” tebak Saikawa-sensei lagi.



Terabayashi tersenyum. Ia terkesan dengan kecerdasan professor ini, “Jadi kau mengerti. Setelah Kiyoto-kun mati, cetakan wanitaku menjadi satu-satunya di dunia. Kiyoto-kun menjadi milikku, hanya milikku. Oh, aku sangat bahagia! Kau juga harusnya sama. Kau ingin mendedikasikan diri hanya pada apa yang ingin kau lakukan. Apa terkadang, kau tidak mendapat dorongan seperti itu?”



Perfect Insider 8205



Kali ini Terabayashi beranjak dan mendekai Moe yang tidak sadarkan diri di atas ranjang dengan tangan terikat dan leher dililit kawat. Terabayashi mengatakan jika saat ini ia tertarik pada genre baru. Karena pengalaman menyaksikan kematian Asuka dan Kiyoto, ia jadi tertarik mengamati momen yang hanya bisa diamati saat menuju kematian.



Tapi Saikawa-sensei tidak sepakat soal satu ini. Keduanya memperdebatkan hal-hal teoritis dan filsafat yang tidak mudah dimengerti. Terabayashi tampak mulai kesal dengan sanggahan-sanggahan Saikawa-sensei.



Perfect Insider 8206



“Cukup! Aku tidak tertarik dengan filosofimu. Aku bahkan tidak mau mengerti. Apa yang aku hadapi sekarang adalah realita saat ini,” Saikawa-sensei akhirnya kehabisan kesabaran.



“Apa kau menceramahiku?” sindir Terabayashi.



“Tidak, aku sedang mengemukakan rencana yang spesifik. Apa kau keberatan jika aku saja, bukan dia?” tawar Saikawa-sensei.



Terabayashi berbalik, tersenyum ganjil, “Apa kau bersedia mati... untuknya? Hentikan. Itu menjijikkan.” Tapi Terabayashi tidak setuju dengan ide Saikawa-sensei itu. Obsesinya pada Moe membuatnya tidak mau memilih pilihan lain.



“Jika kau membunuhnya, aku pasti akan membunuhmu!” ancam Saikawa-sensei kemudian.



“Bagiku itu bukan masalah. Aku sangat siap untuk itu. Sekarang, kita tunggu dia sadar bersama-sama. Dan itu akan menjadi akhir,” lanjut Terabayashi.



“Kau gila!”



“Ya. Tapi tidak pernah ada yang menyebut aku gila sebelumnya. Aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan dalam imajinasiku. Aku hanya ingin menghargai ketegasan dan keberanianku mempraktekkan ide-ideku!” Terabayashi sama sekali tidak goyah.



Perfect Insider 8207



Saikawa-sensei mendapatkan celah. Sigap ia menusukkan pin yang dibawanya ke stop kontak, membuatnya konslet, sementara dirinya terpental karena sengatan listrik. Kontan Terabayashi menekan tombol di tangannya. Sayangnya listrik ruangan itu sudah tidak berfungsi, sehingga ia tidak bisa menyengat Moe.



Saikawa-sensei menubruk Terabayashi. Keduanya terlibat dalam perkelahian. Tapi Saikawa-sensei tersudut. Ia kalah cepat dan kalah kuat. Tapi seseorang tiba-tiba datang menghambur ke Terabayashi. Ia memukulkan kepalanya sendiri pada Terabayashi hingga Terabayashi pingsan.



“Kau tidak apa-apa?” tanya orang yang baru saja datang pada Saikawa-sensei yang masih kesakitan di lantai. Ternyata dia adalah Daigobo-san. “Bagaimana Moe?”



“Sepertinya dia masih pingsan,” ujar Saikawa-sensei yang berusaha bangun.



“Syukurlah. Kau hebat, Saikawa-kun,” puji Daigobo kemudian.



“Aku member dari penjaga bumi Earth Defense Force, kau tahu kan?” ujarnya sarkas. Ia mengacu pada kelompok penjaga bumi yang muncul dalam acara pameran action figure.



Perfect Insider 8208



Beberapa hari setelahnya.



Moe membuatkan minuman untuk Saikawa-sensei seperti biasa, “Silahkan Saikawa-sensei. Umm, terimakasih banyak.”



“Hmm? Untuk apa?” ujar Saikawa-sensei dingin.



Moe masih sumringah, “Oh, aku sudah dengar! Kau datang dengan berlari ke apartemen itu, memukul Terabayashi-san, dan menyelamatkan aku, kan?”



Tapi Saikawa-sensei justru tersenyum sumbang, “Itu berbeda dengan kenyataannya. Yang aku lakukan hanya berbincang-bincang dengan Terabayashi-san. Daigobo yang berlari dan menyelamatkanmu.”



“Apa? Itu sama sekali tidak romantis!” protes Moe. “Apa yang kau bicarakan dengan Terabayashi-san?” ia akhirnya epnasaran juga.



“Tentang kebaikan pemodel. Pada akhirnya, teori ini terbukti.”



Perfect Insider 8209



Moe ingin tahu lebih lanjut bagaimana Saikawa-sensei bisa menyadari kalau Terabayashi pelakunya. Saikawa-sensei mengaku melihat isyarat berupa cahaya dari sebuah remote control. Jadi, dari video yang direkam Daigobo sebelum mereka menemukan jasad Kiyoto, tampak cahaya dari arah tangan Terabayashi. Rupanya cahaya dari remote control itu tidak terlihat dengan mata manusia, tetapi tertangkap oleh kamera.



“Pidato sudah disiapkan sebagai bagian dari pertunjukkan seni Kiyoto-san?” tanya Moe.



“Ya, dan Terabayashi-san hanya menggunakan itu. Kiyoto-san sudah siap mati saat itu. Setelah kabur dari rumah sakit, Terabayashi-san pergi ke tempat kerja Kiyoto-san dan membunuhnya. Lalu mencelupkan mayat ke dalam silikon dan membuat cetakan. Tubuh Kiyoto-san berwana putih karena dia memakai cetakan mantan agen saat itu.”



“Cetakan mantan agen?” Moe tidak mengerti.



“Bahan kimia yang digunakan untuk mencegah silikon menempel pada mayat, memungkinkan kau memisahkan cetakan. Sementara silikon mengeras, Terabayashi-san mempersiapkan pertunjukkan seni itu. Dia mengatakan, hanya mengganti cairan dalam botol dengan alkohol. Dan dia memindahkan cetakan silikon yang sudah selesai ke apartemennya.”



“Tapi kenapa dia menelponku setelah itu?” tanya Moe lagi.



“Untuk membunuhmu, Moe.”



“Eh, kenapa aku?” Moe bingung.



“Aku kira, karena dia menyukai bentukmu,” ujar Saikawa-sensei asal.



“Cabul!” Moe bergidik sendiri.



Saikawa-sensei melanjutkan ucapannya, “Terabayashi-san berencana membunuhmu setelah membawamu ke tempat kerja. Dan dia akan memulai pertunjukkan seni itu untuk membakar diri sampai mati bersama dengan Kiyoto-kun, Asuka-san, Moe dan segala yang ada di sana.”



“Jadi jika Kita-sensei dan Yasutomo-san tidak datang…” ucapan Moe terputus.



“Benar, kau tidak akan ada di sini sekarang.”



Perfect Insider 8210



Kita-sensei dan Daigobo ternyata juga datang berkunjung. Seperti biasa, Kita-sensei menggoda temannya ini, Saikawa-sensei dengan Moe. Sebagai teman ngobrol, Moe pun menawarkan pada mereka semua untuk membuatkan kopi.



Daigobo maupuan Kita-sensei mengaku masih belum percaya kalau Terabayashi-lah pelaku kasus ini. Padahal selama ini tidak ada yang aneh atau mencurigakan darinya. Mereka merasa benar-benar tertipu olehnya.



“Itu mungkin karena semuanya sangat alami baginya,” komentar Saikawa-sensei membuat rekan-rekannya makin heran. “Dia tidak memaksa dirinya sama sekali, itu hanya salah satu hobinya.”



“Dia membunuh 3 orang sebagai hobi...” ucapan Kita-sensei terputus.



Perfect Insider 8211



Tapi Saikawa-sensei meralat fakta itu. Terabayashi tidak membunuh tiga orang. Terabayashi memang yang membunuh Kamikura Yuko di lab, tapi bukan dia yang membunuh Tsutsumi Asuka di ruang umum.



“Lalu, siapa yang membunuh Asuka-san?”



“Kamikura Yuko-san.” Saikawa-sensei melanjutkan ceritanya. “Pada malam itu, Kamikura-san menelpon Asuka-san dan memukulnya dengan senjata yang dia siapkan. Tapi dia juga menyerang seseorang yang kebetulan lewat di lorong saat itu, tanpa tahu itu Terabayashi-san. Kamikura-san berpikir dia membunuh Terabayashi-san. Tapi berpura-pura tenang dia kembali ke lab, mencuci senjata di wastafel dan berpura-pura menunggu Terabayashi-san. Itulah kenapa bekas darah Asuka-san diketahui dari bekas darah di lab.”



Perfect Insider 8212



Terabayashi-san kebetulan dipukul dalam kegelapan, terbangun dan menemukan Asuka-san kebetulan tewas didekatnya. Ketika dia melihat mayat Asuka-san, dia terdorong memotong kepalanya. Karena dia ingin berlatih membuat model dengan kepala. Tapi Terabayashi-san ingat bahwa dia seharusnya bertemu Kamikura-san. Jadi dia memutuskan untuk membuat pertunjukkan di lab. Karena dia mungkin tidak bisa mendapatkan kepala jika Kamikura-san mulai mencari dia.



Tentu saja, Kamikura-san pasti sangat terkejut. Dia mungkin berpikir Terabayashi-san adalah hantu. Ya, dan dia menyadari ketika melihat reaksi Kamikura-san. Fakta bahwa Kamikura Yuko yang menyerang dia dan Asuka-san. Terabayashi lalu membunuh Kamikura karena putus asa menginginkan kepala Asuka-san.



Tapi pikirannya brilian. Setelah membunuh Kamikura-san, dia datang dengan rencana nekat. Menggeletakkan dirinya sendiri di TKP. Pertama, dia mengunci pintu lab dan meninggalkannya di situ untuk maksud yang sangat sederhana, menunda ditemukannya mayat Kamikura-san. Lalu, dia memotong kepala Asuka-san. dan membawanya ke apartemennya untuk membuat cetakan silikon. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Terabayashi-san kembali dan memarkir mobil di parkiran Institut Tekhnologi Keihin dan pergi ke ruang umum dengan berjalan kaki dari sana. Setelah kembali ke ruang tunggu di ruang umum, dia mengunci pintu dari dalam dan tidur di samping mayat Asuka-san.



(jadi, ide memotong kepala Asuka muncul secara tidak sengaja. Semua berawal dari Kamikura Yuko yang berniat membunuh Asuka dan akhirnya merembet pada pembunuhan Kamikura dan juga Kiyoto. Terabayashi benar-benar genius sekaligus gila)



Perfect Insider 8213



“Tidak mungkin menjelaskannya dengan kelakuan manusia normal. Itu strategi yang hanya bisa digunakan oleh orang tak kenal takut seperti dia. Pada kenyataannya, tindakan tidak masuk akal itu ternyata menyembunyikan kebenaran yang sebaliknya,” komentar Saikawa-sensei menutup ceritanya.



“Tapi kenapa Kamikura-san membunuh Asuka-san?”



“Mungkin dia salah paham dengan hubungan Terabayashi-san dan Asuka-san, dan akhirnya cemburu atau sesuatu seperti itu... Kita hanya bisa berspekulasi tentang poin itu.”



“Cemburu? Hanya itu?” Moe heran.



“Oh, kecemburuan membuat orang gila, kau tahu?” lanjut Daigobo. “Kau tidak punya pengalaman itu sebelumnya, Moe-chan?”



Ponsel Moe berbunyi. Sebuah pesan masuk disana. Ia pun akhirnya pamit keluar.



Perfect Insider 8214



Ternyata Moe dihubungi oleh pemannya, Nishinosono Shosuke.



“Aku minta maaf, Paman Shosuke. Aku membuatmu khawatir lagi,” ujar Moe, tampak menyesal.



“Aku sudah baca pernyataan Terabayashi. Ini bukan jenis informasi yang bisa kita sampaikan pada masyarakat umum, tapi bagaimanapun, aku akan ceritakan padamu karena Saikawa-sensei tidak akan pernah memberitahumu langsung. Rupanya, Saikawa-sensei berkata pada Terabayashi bahwa dia akan menyerahkan hidupnya demi menyelamatkanmu. Aku yakin kau adalah orang yang tidak tergantikan bagi Saikawa-sensei. Seperti dia bagimu. Moe, kau sangat dicintai oleh banyak orang, kan? Tapi kau harus sadar bahwa kau juga menyebabkan mereka khawatir dan gelisah hebat,” pesan pamannya.



Moe terdiam mendengar ucapan pamannya ini. Matanya berkaca-kaca. Ia tahu benar, apa yang sebenarnya terjadi dalam hatinya.



Perfect Insider 8215



Moe berniat kembali ke ruangan Saikawa-sensei. Tapi ia bertemu dengan Gido-san si wartawan di depan.



“Oh, Nishinosono-san! Waktu yang pas. Aku membawakan oleh-oleh untuk Sohei-kun. Tolong sampaikan padanya,” pesannya pada Moe.



“Kau sudah mau pergi?” Moe heran.



“Dia ada tamu di kantornya dan aku hanya mampir. Baiklah, aku pamit,” Gido-san berbalik pergi.



Moe ragu. Tapi akhirnya ia memberanikan diri untuk bertanya, “Maaf? Apa kau pacar Saikawa-sensei?”



Gido-san tersenyum, “Aku sudah menikah.” Ia pun memamerkan cincin di jari manisnya.



“Huh? Jadi, kau selingkuh?” Moe makin syok.



“Sohei-kun adalah saudara laki-laki kandungku. Tolong jaga Sohei-kun untukku, Nishinosono-san,” pesannya kemudian.



Moe tersenyum lega. Sangat lega, “Ya, dan terima kasih banyak!” ujarnya sambil menunduk.



Perfect Insider 8216



Moe masuk ke ruangan Saikawa-sensei dengan gembira. Tanpa mempedulikan kalau masih ada orang lain, Moe menghambur dan memeluk Saikawa-sensei dari belakang. Sikap yang langsung dielakkan oleh Saikawa-sensei dengan cepat.



“Aku akhirnya memecahkan masalah. Yang ku sudah lama bermasalah dengan itu,” ujar Moe ceria.



“Apa itu?”



“Rahasia,” Moe tersenyum penuh kemenangan.



Perfect Insider 8217



Pandangan yang terpotong dalam bentuk persegi adalah titik gelap. Tetaplah berjalan lurus sambil melihat gereja di sisi tangan kananmu. Dan kau akan melihat gudang besar melebihi tanah lapang. Di sebelah kanannya, kau dapat menemukan gubuk, hampir tersembunyi dari pandangan. Disalah satu dari dua tempat itu terdapat kepala Asuka. Dan pria yang memotong kepalanya masih berdiri di samping. Kau ingin tahu kenapa dia masih di sana? Karena itu asuransi. Selamat tinggal.



Model berupa kota itu masih terpajang. Tampak tulisan di depannya, Kota Kita - Didonasikan oleh Klub Pemodel Senior Isogo. Dibangun oleh Sakamoto Naoya, Shimizu Yoichi, Tsutsumi Kiyoto.



Perfect Insider 8218



Siang itu, di luar kebiasaan, Saikawa-sensei datang ke sebuah restoran. Rupanya ia menemui paman Moe, paman Shosuke.



“Aku hanya mau memastikan satu hal denganmu, berhubungan dengan kasus ini. Aku tahu kau menerima pesan dari Moe dan pergi ke apartemen Terabayashi. Benar?” tanya paman Shosuke.



“Ya, itu benar,” ujar Saikawa-sensei tanpa ragu.



“Moe mengaku tidak pernah mengirim pesan seperti itu. Dan laporan pengiriman pun, tidak ada. Aku hanya mengkhawatirkan Moe. Sejak kehilangan orangtuanya dalam kecelakaan itu, Moe nampaknya kehilangan perasaan terhadap kematian seseorang. Itu membuatku merasa dia tidak menghargai hidupnya sendiri. Mungkin... Aku bertanya-tanya apa Moe masih memiliki kerinduan akan kematian jauh di dalam hatinya?” tanya paman Shosuke.



Saikawa-sensei dibuat kaget dengan fakta yang disampaikan oleh paman Moe ini. Pikirannya langsung melayang pada satu orang yang mungkin melakukan ini semua, Magata Shiki.



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Perfect Insider episode 09 part 1.



Picture and written by Kelana



Posting at www.elangkelana.net

3 komentar:

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.