Sinopsis-sinopsis Lama bagian dari Elang Kelana

Jumat, 07 Agustus 2015

SINOPSIS Perfect Insider 06 part 2

Sinopsis Perfect Insider episode 06 part 2. Masih pada males? Eh liburnya udahan loh ya, jadi nggak baik males terus, hehe #curcol. Ok, kita lanjut kalau gitu. Buat yang sempat ketinggalan synopsis satu ini, cek juga di bagian sebelumnya Perfect Insider episode 06 part 1.



Perfect Insider 6201



Saikawa-sensei, Aku tunggu kau di ruang meeting. Pesan itu muncul dan meminta Saikawa-sensei dan Moe bergabung. Sebuah pesan dari Dr.Magata Shiki, yang dikira telah meninggal. Mereka bertemu di ruang virtual. Log in hanya untuk Saikawa-sensei dan Moe saja.



“Nishinosono Moe-san, jadi kita bertemu lagi. Dan kali ini lebih baik, karena bersama Saikawa-sensei. Bagaimana kalau kita keluar dari ruangan sesak ini? Aku hanya ingin bermain di luar seperti ini,” ujar siluet dengan pakaian serba putih, di ruang virtual, berwajah Dr.Magata Shiki.



Perfect Insider 6202



Sekejap, ruangan serba putih itu pun berubah. Sekarang mereka berada di sebuah padang rumput yang luas. Tidak lupa ada angin yang memainkan anak rambut Moe. Saikawa-sensei mengaku jika ia sudah tahu semua metode yang digunakan Magata shiki, dan juga sudah memperkirakan jika Magata Shiki melakukan semua ini agar Saikawa-sensei membuktikannya.



“Permainan sudah berakhir. Kau membunuh tiga orang,” ujar Saikawa-sensei.



Dr.Magata Shiki tersenyum, “Tepat.” Saat ditanya kenapa, ia mengatakan jika telah memutuskannya sejak 15 tahun silam.



“Kau bukan Dr. Magata Shiki,” sambung Moe. “Kau putri Dr. Magata Shiki, bukan? Kau lahir di ruang bawah tanah laboratorium. Dan selama ini kau hidup di dalam ruangan itu. Tapi kau bunuh ibumu dan melarikan diri. Kau juga membunuh ayahmu, Direktur Shindo.”



Perfect Insider 6203



Dr.Magata Shiki kembali mengiyakan, tapi hanya sebagian. Dan cerita 15 tahun yang lalu pun mengalir, “Seperti yang kau katakan, Magata Shiki hamil ketika berusia 14 tahun. Ayah anak itu Shindo Seiji. Magata Shiki menyampaikan berita itu pada orang tuanya. Karena berpikir mereka akan merayakannya bersama. Shiki sangat mencintai pamannya. Tapi orang tuanya mencela dan menamparnya. Kau bisa bayangkan bagaimana terkejutnya dia? Dia tidak tahu ada aturan seperti itu, karena tidak ada yang pernah mengajarkan hal itu padanya. Orang tuanya lah yang tidak masuk akal.”



“Itukah alasan Magata Shiki membunuh orang tuanya?” tantang Saikawa-sensei.



“Bukan. Shindo Seiji yang membunuh mereka berdua. Magata Shiki yang pertama memegang pisau. Tapi dia tidak bisa bergerak lagi saat itu. Shindo Seiji memegang lengan Shiki dan membantunya menusuk Mr. dan Mrs. Magata Sachiro. Magata Shiki seperti boneka, dan hanya bisa melihat apa yang terjadi.”



Magata Shiki hanya mematung seperti boneka saat kedua orang tuanya meninggal. Saat itu, direktur Shindo yang memeluknya dari belakang justru yang terguncang. Shiki meyakinkan pamannya itu kalau semua adalah perbuatannya. Tapi, saat direktur Shindo meminta agar Shiki membunuhnya juga, Shiki menolak ide itu. Shiki justru berjanji akan membesarkan anaknya dan membuat dia membunuh mereka berdua (Shiki dan Shindo) pada saat ia besar nanti.



Perfect Insider 6204



Magata Shiki melahirkan putrinya di ruangan itu, dengan bantuan Shindo Seiji, yang seorang dokter. Usia putri Magata Shiki sekarang adalah 14 tahun, usia yang sama saat Magata Shiki membunuh orang tuanya. Magata Shiki melatih putrinya untuk membunuh orang tuanya seperti yang dia lakukan 14 tahun lalu.



'Ketika saatnya tiba, bunuh ibumu dan tinggalkan ruangan ini. Kemudian bunuh juga ayahmu, Shindo Seiji



“Kenapa dia lakukan itu? Untuk kebebasannya?” tanya Moe.



Tapi Magata Shiki kembali memamerkan senyum di wajahnya itu, “Karena begitulah program terindah ditulis.”



Saikawa-sensei melanjutkan ucapannya, “Magata Shiki menanam perangkat waktu di dalam Deborah versi empat. Itu dirancang dari awal sehingga sistem akan hilang kontrol ketika waktunya tiba.



“Benar. Virus Trojan adalah Magata Shiki sendiri.”



Pertanyaan lainnya pun muncul. Apa alasan pembunuhan atas wakil direktur Yamane? Wakil direktur Yamane adalah orang dan insiyur yang baik. Hanya saja, dia kebetulan menemukan jam Deborah terlambat satu menit. Akhirnya tidak ada pilihan lain selain membunuhnya.



“Kau menjadikannya terdengar sangat sederhana,” sindir Moe.



“Nishinosono Moe-san, kau juga sama. Kita berdua tak punya emosi terhadap kematian orang. Itulah mengapa kau mengejar kasus tanpa rasa takut, tak peduli bagaimana mengerikannya. Kau matikan emosimu dengan membabi buta, kan? Untuk menutupi memori atas bencana kematian orang tuamu,” ujar Dr.Magata pula.



Tapi Saikawa-sensei segera memutus ucapan Dr.Magata, “Dr. Magata, mari kita bicara secara pribadi,” pintanya kemudian.



“Waktu kita sudah habis. Senang bisa bertemu denganmu, Saikawa-sensei. Aku janji akan mengunjungi anda suatu hari nanti,” dan pembicaraan di ruang virtual itu pun berakhir.



Perfect Insider 6205



Masih ada satu hal yang ingin dibuktikan Saikawa-sensei. Segera ia melepas kaca mata virtualnya dan menuju ruangan tamu, diikuti yang lain.



“Ini ruang tamu. Apa Magata Miki pelakunya?”



“Sebenarnya bukan Miki-san. Orang yang ada di dalam ruangan ini—“ ucapan Saikawa-sensei terputus. Pintu ruangan itu terbuka, tapi tidak ada siapapun disana. Hanya ada pesan di computer, Setiap pintu dalam lab. dibiarkan terbuka,jadi jangan ragu melakukan pencarianmu. Saikawa-sensei meraih alat komunikasi yang ada di sana. Ia menghubungi asistennya, prof.Kuneida yang ternyata telah tiba di pelabuhan Fujiura, di pulau utama. “Apa ada orang lain di perahu yang sama selain kalian?”



“Ya, satu orang dari laboratorium,” jawab prof.Kuneida.



Saikawa-sensei mengerti sesuatu. Ia berada diantara kesal sekaligus lega dan … “Dia wanita yang cantik, bukan?”



“Ya, dia bilang dia membaca karya ilmiah Saikawa-sensei sebelumnya,” ujar prof.Kuneida lagi.



Moe dan para polisi masih belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Saikawa-sensei akhirnya mengatakan jika ‘dia’ tidak lagi ada di pulau itu. Dia telah menghilang di pelabuhan Fujiura. Dia rupanya ikut kabur bersama perahu yang datang pada pukul 10, sebelum polisi tiba di lab.



“Jenius sekali! Dia sungguh-sungguh jenius! Kita tidak cocok untuknya. Bahkan dari awalpun tidak!” keluh Saikawa-sensei.



Perfect Insider 6206



Det.Ukai pun memerintahkan para polisi untuk menyebar. Mereka harus menemukan Magata Miki yang telah kabur dan menghilang di pelabuhan Fujiura. “Saikawa-sensei, Apa Miki-san benar-benar berkedok sebagai putri Dr. Magata Shiki?” tanya det.Ukai.



“Tidak. Dia sebenarnya adalah... Dr. Magata Shiki.”



Rekan det.Ukai pun menambahkan. Mereka telah mengkonfirmasi keberadaan Magata Miki yang asli. Dia masih berada di AS.



Saikawa-sensei memberikan penjelasan jika wanita yang melarikan diri dari lab adalah Dr.Magata Shiki yang dikira telah dibunuh. Lalu, mayat wanita tanpa lengan dan kaki yang keluar dari ruangan Dr.Magata Shiki sebenarnya adalah putri Dr.Magata Shiki dengan direktur Shindo. Jadi, Magata Shiki membunuh putrinya sendiri.



Perfect Insider 6207



“Kasus ini dimulai ketika mayat tanpa lengan dan kaki keluar dari ruangan itu,” lanjut Saikawa-sensei. “Artinya ada orang lain selain mayat di ruangan itu. Itulah kemungkinan terbesar dari kasus ini. 15 tahun lalu seorang gadis dikunci di dalam ruangan itu. Sejak itu tak seorang pun ada didalam. Seluruh paket telah diperiksa menyeluruh dan tidak ada lintasan rahasia. Tapi sebelum mayat diamputasi, sebelunya dua orang hidup di dalam ruangan. Well, itu cuma logika. Berdasarkan kondisi itu, hanya ada satu jawaban ilmiah. Dr. Magata melahirkan di dalam ruangan itu. Aku tidak punya pilihan kecuali menyimpulkan begitu.”



“Tunggu dulu. Bagaimana bisa kita percaya cerita konyol semacam—“ det.Ukai merasa penjelasan itu benar-benar konyol.



Perfect Insider 6208



Saikawa-sensei masih melanjutkan penjelasannya, “Walaupun hanya sedikit, masih ada tersisa potongan bukti di ruangan. Kau lihat robot bernama Michiru. Menurut anda kenapa robot yang hanya bisa mengunci dan membuka pintu diciptakan? Mungkin dalam kasus ini ketika putrinya melawan lalu dia menguncinya dalam kamar. Dr. Magata punya robot yang mengunci pintu setelah anak tertidur. Dan ada beberapa barang lain yang menunjukkan kehadiran seorang anak. Awalnya putrinya yang seharusnya membunuh Dr. Magata. Karena putri Dr. Magata tidak pintar, dia tidak bisa memahami ideologi ibunya.”



“Jadi maksudmu, Dr. Magata membunuh anaknya sendiri dan melarikan diri, kan?”



“Ya, dan alasan sebenarnya mengamputasi tangan dan kaki mayat untuk menyembunyikan tangan dengan sidik jari orang lain. Semua rencana sudah diputuskan ketika Dr. Magata mengembangkan Deborah. Dia diprogram sehingga pintu kuning tidak akan terbuka sampai saatnya tiba. Dan ketika lampu dimatikan, suara gaduh dimulai, maka pintu kuning terbuka. Alasan kenapa dia menempatkan mayat di atas robot P1 dan mengirimnya ke lorong untuk menarik perhatian orang di depan ruangan dan menggiring mereka ke lorong. Setelah Deborah di reboot paksa, jam di atur terlambat satu menit dan rekaman video CCTV di atur agar terhapus. Selama satu menit itu, Dr. Magata masuk ke lift menuju ke atas atap. Setelah helikopter kembali, Dr. Magata duduk di kursi belakang menusuk Direktur Shindo, dan menghancurkan radio transceiver.”



Ada kemungkinan saat orang-orang sampai di atap, saat itu direktur Shindo telah ditikam. Tapi, ia tidak minta bantuan siapapun. Itu artinya, direktur tahu putrinya tinggal di ruang bawah tanah. Dr. Magata pasti sudah mengendalikannya selama ini. Dan direktur Shindo telah menyiapkan diri untuk kejadian ini, seperti yang pernah diucapkan Magata Shiki 15 tahun silam, setelah menyaksikan kematian kedua orang tuanya.



Perfect Insider 6209



Magata Shiki juga yang telah membunuh wakil direktur Yamane. Dia berpura-pura sebagai Miki dan menyusun rencana untuk meninggalkan pulau dengan perahu yang datang pukul 10. Untuk itulah ia telah mengatur jadwal wawancara untuk direktur Shindo. Tapi, wakil direktur Tapi Yamane menyadari kemungkinan sistem sudah diprogram sehingga jam Deborah mundur satu menit. Itulah alasan dia mengganti Deborah. Untuk membuktikan jika jam memang benar menyimpang Tapi dia ketahuan dan dibunuh Dr. Magata. Saat itu berpura-pura sebagai Yamane-san, Dr. Magata kemudian memberi instruksi untuk menunda waktu pelaksanaan pergantian OS. Pergantian OS terlambat agar sistem telekomunikasi tidak segera pulih dan belum bisa memanggil polisi, sebelum perahu datang. Pada saat ini Deborah dishutdown dan semua fungsi di lab terhenti, Dr. Magata Shiki menjadikan itu kesempatan keluar laboratorium. Dia berhasil melarikan diri dari penjara di pulau terpencil ini.



Saikawa-sensei mmeikirkan hal lain, “Ketika dia terkena sinar matahari setelah 15 tahun dan menghirup aroma laut... Aku penasaran apa yang ada dipikirannya pertama kali?”



Perfect Insider 6210



Det.Ukai masih belum puas dengan penjelasan Saikawa-sensei. Tapi kehadiran paman Moe menghentikan mereka.



“Kau membuat kami cemas, Moe. Aku senang kau selamat,” ujar paman Moe.



“Tentu aku baik-baik saja. Saikawa-sensei bersamaku setiap saat,” Moe sumringah melihat pamannya ini datang.



Paman Moe melihat ke arah Saikawa-sensei. Ia minta maaf karena Moe sudah menyebabkan masalah lagi dan selalu menyusahkan Saikawa-sensei. Tapi Saikawa-sensei kali ini yang mengelak. Ia mengatakan kalau kali ini dialah yang mendesak untuk bisa menemui Dr.Magata Shiki.



Moe membujuk pamannya itu untuk menjelaskaan hasil otopsi mayat, membuktikan kalau mayat itu bukan Dr.Magata Shiki. Tapi,pamannya menolak memberikan penjelasan lebih lanjut. Paman Moe justru meminta Moe menghentikan ‘permainan detektif amatir’ mereka ini dan meminta Moe segera kembali karena helicopter telah disiapkan di atap. Moe tidak punya pilihan selain menurut perintah pamannya ini.



Setelah Moe pergi, paman Moe mendekati Saikawa-sensei, “Saikawa-sensei, tolong ceritakan padaku tentang Magata Shiki,” pintanya.



“Tapi aku amatiran,” elak Saikawa-sensei.



“Benar, tapi kau memahami Magata Shiki lebih baik dari siapapun.”



Perfect Insider 6211



10 hari kemudian. Saikawa-sensei tengah asyik memilah dan membaca buku di perpustakaan saat ia dikejutkan dengan kehadiran seseorang.



“Selamat pagi, Saikawa-sensei,” wanita berambut panjang dan berpakaian serba putih itu tersenyum manis ke arah Saikawa-sensei. “Bukankah aku berjanji aku akan datang menemuimu lagi?”



Kedua manusia jenius itu pun duduk bersebelahan di salah satu sudut lain perpustakaan.



“Kau tidak mau mengatakan apapun?” Magata Shiki membuka pembicaraan.



“Aku hanya ragu. Apakah aku harus mengkonfirmasi hipotesis tak berdasarku padamu atau tidak.”



“Waktu kita terbatas. Sebaiknya kau bergegas jika memang ingin membuktikannya,” tantang Magata Shiki.



Perfect Insider 6212



Saikawa-sensei akhirnya mulai pertanyaannya, “Dalam rencana awalmu, seharusnya kaulah yang dibunuh putrimu. Apa yang merubah pikiranmu?”



“Sama seperti Deborah. Aku menulis ulang program dan melakukan update versi setiap sistem. Itu saja,” ujar Magata Shiki.



“Dengan kata lain, kegagalan pemakaian terjadi di sistem sebelumnya, bukan? Kesalahan tak terduga terjadi. Karena putrimu tidak bisa lagi menangani rencana jahat. Dia memutuskan bunuh diri, kan?” Saikawa-sensei mencoba menyimpulkan.



Tapi Magata Shiki tidak setuju dengan ide ini, “Tidak, aku yang membunuhnya,” elaknya.



Saikawa-sensei mengerti. Ia tersenyum, “Tidak mungkin mengkonfirmasi hipotetis ini, pastinya. Tapi aku percaya kau memakaikannya gaun pengantin dan bahkan mendandaninya sebagai kado perpisahan untuk putrimu.”



“Sebenarnya, hidup agak abnormal,” Magata Shiki membicarakan hal lain. “Karena, kesalahan program Tuhan telah menciptakan... umat manusia, kan?”



“Dr. Magata. Apa kau menangis saat itu?” Saikawa-sensei masih ingin tahu.



“Tidak. Apa kau pikir, akalku memungkinkan kontradiksi seperti itu?” ujar Magata Shiki masih berusaha logis.



“Itu sangat buruk,” sindir Saikawa-sensei. “Aku sangat terkesan dengan kemampuanmu tapi sebagai manusia aku tidak mampu memahamimu.”



Tapi Magata Shiki berpikir lain, “Benarkah? Kau memiliki karakter, yang strukturnya sangat mirip denganku. Nishinosono Moe-san, dia orang yang sangat menarik.”



“Apa kau akan merubah dirimu?” tantang Saikawa-sensei.



“Itu tidak perlu.”



“Kalau begitu, aku akan panggil polisi,” ancam Saikawa-sensei.



Dr.Magata Shiki hanya tersenyum, “Itu juga tidak perlu. Setelah ini, aku akan ditangkap polisi yang mengikutimu,” akunya.



“Ada polisi mengikutiku? Dan kau tetap kesini meskipun mengetahui itu,” Saikawa-sensei tidak habis pikir.



“Aku rasa aku mungkin bisa meminta ciuman perpisahan darimu,” tantang Magata Shiki lagi. “Tapi kau tidak akan melakukan hal semacam itu. Tapi kau akan mencium Nishinosono-san?” godanya lagi.



“Itu urusanmu,” elak Saikawa-sensei cepat.



Perfect Insider 6213



Magata Shiki pun keluar dari perpustakaan. Ia berjalan keluar saat sekelompok pria berjas hitam datang menghampiri dan mengepungnya. Dari atas, Saikawa-sensei memperhatikan itu semua. Ada rona kelegaan yang tergambar jelas di wajahnya.



Perfect Insider 6214



Saikawa-sensei menceritakan soal polisi yang mengikutinya pada Moe. Tapi Moe menceritakan jika pagi itu polisi menemukan Dr.Magata mengakses computer di Nagoya, jadi seluruh detektif ada di Nagoya. Artinya, hari ini Saikawa-sensei tidak diikuti sama sekali. Alasan ini juga yang membuat Moe bebas menemui Saikawa-sensei hari ini.



Saikawa-sensei menyadari sesuatu. Setelahnya ia tertawa terbahak-bahak membuat Moe heran “Aku kira, pria tidak bisa menahan tawa ketika dia kalah telak,” dan ia semaki keras tertawa.





Moe akhirnya menyerah ingin tahu alasan dosennya ini tertawa. Ia ingat jika telah memecahkan satu lagi masalah mereka, Maksud 'Segalanya menjadi F.' Moe mengambil spidol dan menulis di kaca, “F... untuk 15. Sistem penomoran heksadesimal digunakan dalam dunia komputer jadi angka 10 sampai 15 digambarkan sebagai A, B, C, D, E dan F. Pada kasus ini, F adalah digit terbaik dalam angka heksadesimal, seperti 9 dalam angka desimal. Penghitung waktu program Deborah diprogram untuk menonaktifkan perangkat waktu ketika mencapai FFFF jam, nilai maksimum dari 4 digit dan 65,535 jam dalam angka desimal, setelah sistem dimasukkan dalam layanan. Dengan kata lain, rencana itu dilaksanakan ketika segalanya menjadi F.”



Saikawa-sensei setuju dengan ide itu, “Ya, Deborah versi enam sudah selesai tapi tidak pernah dimasukkan dalam layanan jadi dia bisa mempertahankan jalannya perangkat waktu.”



Tapi Moe masih belum selesai, “Tapi Saikawa-sensei, aku menemukan F yang lain. Mungkin hari itu hari ulang tahun putrinya. Dr. Magata akan memberikan kebebasan putrinya sebagai hadiah ulang tahun. F untuk Free. 'Segalanya menjadi F,' termasuk itu. Aku pikir seperti itu.”



“Aku paham. Mustahil membuktikan poin ini, tapi aku juga akan mendukung hipotesis itu.”



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Sinopsis Perfect Insider episode 07 part 1



Picture and written by Kelana



Posting at www.elangkelana.net

6 komentar:

  1. Akhirnyaaaaa...... di aplot jugaaakkk...
    Arigatou gozaimau Na-chan *pelukcium

    Dari awal kasus lab ini ud curiga aj sm magata miki. Ternyata bener kan...
    Magata shiki ini dr awal ud "rusak" gt ya... kasian hidupnya 30th ky gt.

    Eiya.. doa deka kepribeennn... dilanjut apa nda? Uhuhu.. ud kangen sama si jutek :D

    Belum pengen ngikutin death note. Ud pernah nonton movie nya, jd asa gmn gt. Emang agak kurang doyan yg nyerempet shikigami2an *apa coba istilahnya

    Tetap semangat, tetap sehat, tetap nulis. Ganbattee!!!

    *maaf, komen borongan

    BalasHapus
  2. halo hana
    hehehehe, gomene ya, udah menguji kesabaran
    tadinya Na ngerasa aneh, kenapa kasus yg hubungannya sama magata shiki muncul di episode tengah
    padahal kan dia musuh besarnya
    tapi, setelah nonton sampe akhir, akhirnya ngerti juga, hehe

    iya nih, Na malah udah dikejar2 yg ngikutin death note
    duhhh
    antrian panjang
    semoga tangan Na yg cuma dua ini bisa ga semutan en ni mata sanggup diajak bergadang ya, hehe

    iya, gpp komennya panjang
    Na jadi tambah semangat!!! ^_^

    BalasHapus
  3. Na, trm ksh ya sdh melanjutkan perfect insider. Ditunggu kelanjutannya. Eh, Doa deka nya juga ditunggu ya he..he.. sekali lagi terima kasih ya Na. Terus semangat!

    BalasHapus
  4. Dos deka nyaaahhhh???? *senapsaran

    Ini lagi mantengin doramanya emi takei jg. Lupa judule apa. Dia jd dokter forensik gt. Mayan seru jg :D

    BalasHapus
  5. iya kak
    masih lanjut dalam antrian
    terimakasih semangatnya ^_^

    BalasHapus
  6. iya kak, habis ini ya
    hehehehe
    duh, tangan kelana cuma dua soalnya
    jadi harus antri
    wah dramanya emi lagi nih

    BalasHapus

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.