Sinopsis-sinopsis Lama bagian dari Elang Kelana

Senin, 17 Agustus 2015

SINOPSIS Perfect Insider 07 part 1

Sinopsis Perfect Insider episode 07part 1. Saikawa-sensei dan Moe kembali terlibat dalam kasus seru. Apa ya kali ini? oh ya, buat yang ketinggalan, sila cek juga Perfect Insider episode 06 part 1 dan Perfect Insider episode 06 part 2. Enjoy, minna ^_^



 Perfect Insider 7101



Di ruang tunggu 2, seorang pria tengah asyik mengotak-atik benda di depannya. Dia adalah seniman model, Terabayashi Koji. Saking asyiknya bekerja, ia tidak sadar kalau hari sudah malam. Terabayashi-san mengecek ponselnya,ada pesan disana.



Dari: Kamikura Yuko.



Kita bertemu di lab mu jam 8 pagi besok.



Pesan lain berikutnya,



Aku belum pernah dengar kabar darimu. Apa kau sibuk? Tidak masalah jika jam 8 lebih sedikit. Kau sudah makan?



Terbayashi-san melirik jam di dinding yang sudah menunjukkan nyaris pukul 8 malam. Dia pun memutuskan berhenti bekerja, mengenakan jaketnya, mengambil kunci dan beranjak pergi.



Perfect Insider 7102



Seorang pria tengah berada di depan sebuah ruangan dan memegang kunci. Tapi, dari arah belakangnya seseorang muncul dan memukul kepalanya dengan keras. Pria itu pun ambruk di lantai, dia Terbayashi Koji-san.



Sementara itu di tempat lain, seorang wanita kesakitan karena lehernya dicekik dengan tali. Tidak lama setelahnya dia pun ambruk. Wanita itu mengenakan baju lab, dia peneliti di Institut Teknologi Keihin, Kamikura Yuko



Perfect Insider 7103



Polisi memeriksa TKP. Karena melihat kasus kali ini terjadi di ruang tertutup, det.Katagiri memberikan usul pada det.Ukai agar mereka menghubungi Moe. Tapi det.Ukai segera menolak ide itu. Ruangan TKP memang terkunci, tapi ada 3 kunci duplikat dibuat untuk ruangan ini. Dan Terabayashi-san ternyata memiliki salah satu duplikat kunci ruangan itu. Saat ini polisi mencurigai Terabayashi-san. Ditambah lagi, di ponsel korban Kamikura Yuko ada pesan antara dia dan Terabayashi-san yang menunjukkan jika mereka adalah pasangan kekasih. Tapi saat ini Terabayashi-san masih belum bisa dihubungi dan tidak diketahui dimana keberadaannya.



Orang yang pertama menemukan korban Kamikura Yuki, prof.Kawashi,a juga datang kembali. Ia mengaku masih belum bertemu atau bisa menghubungi Terabayashi-san. Prof.Kawashima juga menunjukkan foto yang diminta oleh polisi.



Perfect Insider 7104



Karena ada festival pemodel Yokohama, suasana depan kampus ramai. Sejumlah stand dibuka para mahasiswa untuk meramaikan acara.



Seorang wanita berambut pendek berucap kesal. Hari itu ia punya jadwal wawancara dengan Daigobo-san, tetapi ia tidak diizinkan masuk oleh sejumlah mahasiswa berpakaian aneh. Mahasiswa yang ternyata tergabung dalam komunitas ‘penyelamat bumi’ itu meminta si wanita bergabung sebagai syarat untuk diizinkan masuk. Mereka pun memberikan si wanita pin, baru diizinkan masuk.



“Kau bisa menyelamatkan bumi dengan omong kosong!” omel si wanita lagi.



Perfect Insider 7105



Di ruang tunggu 1, Moe tengah berbicara dengan seseorang yang berdandan ala wanita, tetapi dengan suara laki-laki. Dia adalah Daigobo Yasutomo. Daigobo-san tengah membujuk Moe untuk jadi modelnya dan mengenakan pakaian cosplay. Tapi, Moe dengan mentah-mentah menolaknya. Daigobo-san menunjukkan video gadis lain yang mengenakan pakaian itu. namanya Tsutsumi Asuka. Tsutsumi ini yang biasa mengenakan pakaian cosplay itu. Tapi hari itu mereka tidak bisa menghubunginya, sehingga minta ganti Moe. Meski dibujuk, Moe tetap berkeras tidak mau.



Daigobo-san nyaris putus asa. Ia bahkan melepas wig-nya dan memohon pada Moe sekali lagi, “Apa pernah aku meminta bantuanmu sebelumnya?” bujuknya lagi.



Perfect Insider 7106



Pemandangan tidak biasa terlihat di depan festival model itu. Saikawa-sensei muncul bersama prof.Kita. Sementara prof.Kita membeli tiket untuk masuk, Saikawa-sensei justru tertarik pada hal lain. Tidak jauh dari sana ada miniature sebuah tempat. Itulah yang membuat Saikawa-sensei merasa tertarik.



Setelah mendapat tiket, prof.Kita lalu menyeret Saikawa-sensei untuk masuk. Ia protes karena Saikawa-sensei justru tertarik pada hal lain, padahal hari itu mereka datang ke sebuah festival model.



Perfect Insider 7107



Det.Katagiri berjalan dengan para polisi. Tanpa terduga, ia melihat dan kemudian mengenali kedua orang di depannya sebagai Saikawa-sensei dan prof.Kita. det.Katagiri heran karena Saikawa-sensei bisa ada di festival itu. Tapi Saikawa-sensei mengaku hanya menemani prof.Kita.



Prof.Kita kemudian menjelaskan jika salah seorang teman masa SMP dan SMA mereka jadi sponsor event festival ini. Dan dialah yang mengundang mereka untuk datang, Daigobo Yasutomo-san, seorang novelis.



Perfect Insider 7108



Bujukan Daigobo-san akhirnya meluluhkan Moe. Ia akhirnya mau berganti dan memakai baju cosplay itu. Daigobo-san dibuat takjub dengan perubahan Moe. Ia bahkan merekam Moe dan meminta Moe berputar-putar. Moe tampak tidak suka memakai baju seperti itu dan dilihat terus. Perdebatan mereka berhenti saat terdengar suara pintu diketuk.



Seorang pria jangkung berpakaian putih masuk. Ia bertanya pada Daigobo-san soal kunci ruangan 2, karena Terabayashi-san yang biasa memegang kunci masih belum muncul. Daigobo-san mengaku tidak tahu.



Tapi perhatian pria jangkung itu teralih pada Moe. Moe diperkenalkan sebagai sepupu Daigobo-san. Dan Daigobo-san memperkenalkan pria jangkung itu sebagai Tsutsumi Kiyoto, kakak dari cosplayer cantik yang bajunya dipakai Moe, Tsutsumi Asuka. Kiyoto-san ini adalah seorang seniman juga. Dia tampak memandangi Moe nyaris tanka kedip. Kiyoto-san ini terpesona dengan penampilan Moe dengan pakaian cosplay itu.



Tapi suara berisik dari arah lorong menarik perhatian Moe. Ia pun keluar mencari sumber suara itu.



Perfect Insider 7109



Moe melihat ada polisi yang berada di depan ruang tunggu 2. Ia pun masuk ke dalam, dan betapa kagetnya karena melihat sesosok jasad tanpa kepala. Daigobo-san meminta Moe keluar, tapi jelas ditolak Moe. Daigobo-san kenal dengan jasad itu, dari pakaian yang dikenakan, dia adalah si cosplayer Tsutsumi Asuka. Saat tahu Kiyoto-san akan masuk, ia buru-buru melarangnya.



Sosok kaki tidak jauh dari jasad pertama menarik perhatian Moe. Dengan pelan ia menuju sosok itu yang ternyata seorang pria. Moe meraba leher pria itu, masih hidup. Dia adalah Terabayashi-san, yang tengah dicari oleh semua orang. Saat itu det.Ukai bersama para polisi yang lain berdatangan. Lalu menyusul di belakang mereka ada Saikawa-sensei dan Kita-sensei.



Perfect Insider 7110



Si wanita cantik berambut pendek ini ternyata seorang wartawan. Dia menelepon atasannya untuk melaporkan jika ada berita soal jasad tanpa kepala yang ditemukan dalam acara hari itu.



Sementara itu, di belakang si wanita, tampak petugas kesehatan sedang membawa korban, Terabayashi-san. Saat nyaris sampai mobil, tangan Terabayashi-san terulur di bawah selimut, lalu kunci yang dipegangnya pun jatuh. Kunci itu ditemukan dan diambil oleh si wartawan wanita. Kunci ruang tunggu 2, ruangan tempat ditemukannya jasad tanpa kepala milik si cosplayer cantik, Tsutsumi Asuka



Perfect Insider 7111



Moe bicara dengan Kita-sensei dan Saikawa-sensei di lorong sementara polisi mengamankan TKP. Moe tidak menyangka jika akan bertemu kedua professor itu disana. Kita-sensei menjelaskan jika mereka datang atas undangan teman sekolah mereka saat SMP dan SMA, si noveli Daigobo Yasutomo-san.



Moe kaget. Ia juga mengaku jika Daigobo-san adalah sepupunya. Kali ini giliran Kita-sensei yang dibuat kaget dengan pengakuan Moe. Saat Kita-sensei mengkonfirmasi berita itu pada Saikawa-sensei, Saikawa-sensei dengan santai menanggapi kali ia sudah tahu.



“Huh? Kenapa tidak bilang padaku?!” protes Kita-sensei.



“Kau tidak pernah bertanya,” jawab Saikawa-sensei.



Obrolan mereka teralihkan oleh pria berbaju putih yang jongkok di lorong. Tampak di sana Daigobo-san tengah menenangkan orang itu. Dia adalah Tsutsumi Kiyoto, kakak dari korban Tsutsumi Asuka.



Perfect Insider 7112



Det.Ukai dan det.Katagiri heran karena Moe dan yang lain masih disana, padahal mereka sudah diijinkan untuk pergi. Tapi bukan Moe kalau menurut begitu saja dengan kedua polisi tadi. Tidak punya pilihan lain, det.Ukai pun menjelaskan kejadian kali itu.



Dilihat dari barang-barang miliknya, kemungkinan korban adalah Tsutsumi Asuka. Perkiraan waktu kematian antara jam 7-8 kemarin malam. Kepalanya terputus setelah dibunuh. Ada bekas seperti ayunan kapak yang tertinggal di lantai, jadi sepertinya lehernya dipotong di ruangan ini.



Kemudian pria yang ditemukan tidak sadarkan diri tidak jauh dari jasad Asuka-san. Dia adalah Terabayashi Koji, mahasiswa pasca sarjana di institute itu. Terabayashi mengalami luka kepala ringan. Dia adalah seorang pembuat model dan terlihat sedang menyelesaikan pekerjaannya di ruangannya sendiri setelah pukul 7 malam. Ada dua kunci untuk membua ruang tunggu tempat jasad tanpa kepala ditemukan. Salah satunya dipegang Terabayashi-san, dan yang lain di ruang jaga. Karena Terabayashi-san tidak muncul juga, mereka membuka pintu dengan kunci di ruang jaga, dan menemukan jasad serta Terbayashi yang pingsan. Tidak lama setelahnya, kunci milik Terabayashi ditemukan di dekat pintu masuk kampus. Ada kemungkinan pelaku mengambil kunci milik Terabayashi, mengunci pintu dari luar dan membuangnya di dekat pintu masuk.



Perfect Insider 7113



Tapi masalah belum selesai. Karena ternyata Terabayashi yang ditemukan pingsan ini, adalah tersangka pembunuhan lain yang juga terjadi pada malam sebelumnya di kampus tersebut.



Moe heran dengan pengakuan det.Ukai, “Tapi tempat itu sekitar 300 meter dari sini kan?”



Fakta yang ditemukan belum selesai. Kamikura Yuko, pacar Terabayashi ditemukan tewas karena cekikan di laboratorium. Perkiraan waktu kematiannya antara jam 8-9 malam. Dia dibunuh hanya satu jam setelah pembunuhan Tsutsumi Asuka-san. Dan TKP di lab juga di dalam ruang terkunci. Laboratorium terkunci dari luar dan hanya Terabayashi Koji yang punya kuncinya.



Terabayashi-san ternyata juga pemegang kuncinya. Tapi mobil Terabayashi yang terparkir di tempat parkir kamus, dengan kunci masih berada di dalam, ditemukan pagi itu. Selain itu, kunci lab tempat Kamikura-san bekerja juga ada bersama kunci mobil.



“Jadi tersangka utama pembunuhan ditemukan tergeletak di TKP pembunuhan lain, yang terjadi disekitar waktu yang sama,” batin Moe.



Perfect Insider 7114



“Well, tapi jika melihat fenomena tersebut dengan cara yang sebenarnya aku rasa, tidak sulit membangun sebuah hipotesis sederhana,” ujar Kita-sensei kemudian. Ia pun mulai penjelasannya. “Antara jam 7 sampai jam 8 tadi malam Terabayashi-san memanggil Tsutsumi Asuka-san ke ruang tunggu dan membunuhnya. Lalu membawa kepalanya. Langsung dari sana, dia pergi ke lab dan kemudian mencekik Kamikura Yuko-san sampai mati sekitar jam 8-9 malam. Dia kunci pintu lab dan menyembunyikan kepala Tsutsumi Asuka-san di suatu tempat. Lalu meninggalkan kunci lab di dalam mobil dia kembali ke ruang tunggu di public hall dan mengunci pintu dari dalam. Di ruang tunggu dia menghantam kepalanya sendiri dan berpura-pura pingsan. Akhirnya, ketika diangkat keluar dari atas tandu dia menjatuhkan kunci ruang tunggu dekat pintu masuk.”



Det.Ukai dan det.Katagiri mengiyakan hipotesis Kita-sensei itu. Tapi Moe justru mengingkarinya. Menurut Moe, masih ada hal ganjil dalam hipotesis itu. Jika benar Terabayashi-san pelakunya, dia tidak akan mengunci pintu ruang tunggu dari dalam. Selain itu, tidak logis menyamarkan diri dengan kembali ke TKP dan berpura-pura pingsan.



Perfect Insider 7115



“Saikawa-sensei, apa pendapatmu?” Moe berbalik pada Saikawa-sensei yang memilih menyendiri dan bersandar di dinding.



Saikawa-sensei menarik nafas. Ia pun berbalik melihat mereka semua, tapi yang pertama ia lihat adalah Moe, “Aku sudah ingin tahu tentang ini sepanjang waktu tapi...a pakah itu jenis pakaian yang sedang populer akhir-akhir ini?”



Rupanya pertanyaan tidak terduga ini juga menarik perhatian yang lain. Alih-alih membahas kasus, mereka justru memperhatikan pakaian Moe yang tidak biasa.



Moe baru sadar jika ia masih memakai kostum cosplay. Moe salah tingkah, “Oh, Aku akan ganti.”



Perfect Insider 7116



Moe masuk ke ruang tunggu 1 tempat tadi ia berganti kostum. Tapi disana justru sudah ada si wartawan menunggu. Moe dibuat kesal karena si wartawan mengambil fotonya tanpa izin. Si wartawan mengira Moe adalah staf festival itu. Moe kemudian memperkenalkan dirinya sebagai Nishinosone Moe. Si wartawan kaget sekaligus senang, rupanya ia mengenal nama Moe.



“Gido Setsuko, penulis lepas,” si wartawan memberikan kartu namanya pada Moe.



“Bagaimana kau tahu tentang aku?” Moe penasaran.



Gido-san tersenyum, “Sohei-kun bercerita tentangmu sepanjang waktu.”



“Sohei-kun? Kau kenal Saikawa-sensei?” kali ini giliran Moe yang kaget luar biasa.



“Ya. Oh, Sohei-kun bilang kau suka menyelidiki kasus kriminal, benar kan? Apa kau tidak keberatan memberiku sedikit informasi? Aku mengikuti kejadian yang terjadi sini sebelumnya,” bujuk Gido-san.



Tapi wajah Moe yang tadinya ramah berubah masam. Rupanya ia tidak terlalu suka saat ada orang lain yang memanggil Saikawa-sensei dengan Shohei-kun. Moe menolak untuk memberikan informasi tentang kasus yang tengah terjadi itu.



“Kau pelit sekali,” komentar Gido-san. “Kalau begitu aku akan tanya langsung pada Shuhei-kun,” wartawan itu pun pamit pergi meninggalkan Moe yang masih bertanya-tanya apa hubungannya dengan Saikawa-sensei.



Perfect Insider 7117



Hari berikutnya. Moe berjalan gontai di lorong kampus. Ia masih kesal sekaligus penasaran tentang siapa sebenarnya Gido Setsuko itu. Moe bertemu dengan prof.Kuneida dan mahasiswanya Hamanaka. Saat ditanya mengenai siapa Gido Setsuko ini, keduanya pun mengaku tidak mengenalnya.



“Dia wanita yang sangat cantik. Terima kasih banyak,” Moe kecewa karena ia masih belum tahu apapun. Moe pun memutuskan langsung menuju ruangan Saikawa-sensei.



Perfect Insider 7118



Saat akan ke ruangan Saikawa-sensei, ternyata Moe bertemu Kita-sensei dan juga novelis Daigobo Yasutomo. Mereka bertiga pun berkumpul di ruangan itu. Moe menyajikan minuman untuk para tamunya ini. Tapi berbeda dengan untuk Saikawa-sensei. Moe meletakkannya dengan kasar hingga air panasnya memerciki tangan Saikawa-sensei.



“Aku bertemu Gido Setsuko-san ruangan umum,” lapor Moe.



“Oh, Setsuko ada di sana? Apa itu untuk wawancara,” Saikawa-sensei kaget.



“Sepertinya begitu. Dia memintaku menyampaikan salamnya untuk 'Sohei-kun.'” Moe menekankan kata Sohei-kun dengan raut wajah kesal.



Saikawa-sensei heran. Ia tidak mengerti apa yang terjadi pada Moe, “Dia sedikit aneh tapi menarik, kan?” ujar Saikawa-sensei, sama sekali tidak bisa membaca suasana.



Berkumpulnya Saikawa-sensei, Kita-sensei dan Daigobo-san adalah reuni bagi mereka bertiga. Sayangnya mereka berkumpul justru karena suatu kasus terjadi. Tapi sepertinya Saikawa-sensei tidak terlalu suka dengan gaya Daigobo-san ini.



Perfect Insider 7119



Moe duduk di sebelah Daigobo-san, “Yasutomo-san, orang seperti apa Asuka-san itu, si korban?” tanyanya penasaran.



“Aku pikirkan dulu... Dia lebih seperti dewi dalam tiga dimensi,” Daigobo-san lalu memperlihatkan rekaman video saat si korban Asuka-san menggunakan kostum cosplay-nya. “Lihat, ini Asuka-chan dari hari pertama. Sekitar tiga tahun lalu, aku memintanya untuk cosplay melalui Kiyoto-kun, tapi foto itu beredar di internet dan membuat sensasi besar. Dia dipuja sebagai dewi dengan tubuh sempurna diantara para fans. Tapi dia benar-benar mengabaikan penggemarnya. Seperti kemarin, fans-nya mengambil foto dari sudut rendah. Asuka-chan marah dan berkata tidak akan memakai kostum itu lagi.”



“Dan kau berusaha membuatku memakainya?” Moe tidak senang.



Tapi Daigobo-san cuek saja dengan protes Moe, “Terlihat sangat cantik padamu.”



“Aku tidak senang mendengar itu,” Moe tambah kesal.



Perfect Insider 7120



Daigobo-san melanjutkan ceritanya. Kali ini ia menunjukkan rekaman saat Asuka-san sedang bersama kakaknya Kiyoto-san. Mereka tampak sangat dekat satu sama lain.



“Apa Terabayashi-san dekat dengan Asuka-san?” tanya Moe kemudian.



“Dia salah satu pengikut fanatik. Tapi aku pikir Terabayashi-kun tidak membunuh Asuka-chan,” ujar Daigobo-san.



Rupanya ide ini disetujui juga oleh Kita-sensei. Kali ini ia melanjutkan pertanyaan dan meminta komentar Saikawa-sensei.



Tapi di luar perkiraan, Saikawa-sensei yang biasanya cuek, kali ini tertarik pada kasus itu. Ia yang tadinya menghadap laptop kini berbalik menghadap para tamunya, “Sulit membayangkan dia secara sukarela pergi ke ruang umum di malam hari, ketika tidak ada seorangpun disana. Kenapa pelaku memilih tempat itu? Itu bagian pentingnya. Nishinosono-kun, aku ikut denganmu. Kau akan menyelidiki kasus ini kan?” Saikawa-sensei berdiri dan mengambil jasnya.



Wajah masam Moe berubah cerah dan bersemangat, “Jarang sekali Professor Saikawa sukarela menyelidiki sebuah kasus. Kau selalu berkata, 'Bukan pekerjaanku memecahkan kasus kriminal' atau sesuatu seperti itu.” Ia pun mengambil jas-nya sendiri dan berjalan keluar mengekor Saikawa-sensei.



Perfect Insider 7121



Moe dan Saikawa-sensei kembali ke TKP kasus pembunuhan yang pertama. Kali ini mereka bersama dengan det.Ukai.



Malam itu korban Kamikura Yuko ada di lab untuk melakukan percobaan. Prof.Kawashima Shinya yang merupakan instrukturnya melihatnya sebelum pukul 8 malam. Kamikura Yuko seharusnya bertemu Terabayashi di lab jam 8 malam, untuk menyusun rencana percobaan pada hari berikutnya. Satu jam kemudian, Professor Kawashima kembali karena lupa sesuatu. Dia merasa aneh karena lampu di lab masih menyala padahal pintu terkunci. Merasa curiga, Professor Kawashima memanggil keamanan, lalu membuka pintu dengan kunci dari ruang penjaga untuk masuk ke dalam. Lalu... dia menemukan Kamikura Yuko sudah tewas. Saat jasad Kamikura Yuko ditemukan, semua jendela dalam keadaan terkunci.



“Pelakunya pasti keluar dari pintu dan menguncinya dari luar. Aku tidak bisa berpikir sebaliknya,” det.Ukai menyimpulkan.



“Ini kunci elektronik kan?” komentar Saikawa-sensei.



Karena kunci lab adalah kunci elektronik, maka tidak mudah membuat duplikatnya. Duplikat kunci yang ada, disimpan secara aman di ruang penjaga. Posisi Terabayashi sama sekali tidak menguntungkan. Dia memiliki dua kunci untuk dua ruangan yang terkunci. Tetapi kunci untuk lab ditemukan tergantung di dalam mobil Terabayashi-san dan kunci ruang tunggu ditemukan di dekat pintu masuk.



“Orang lain bisa menggunakannya, aku yakin pelaku sebenarnya mencoba memberatkan Terabayashi-san,” komentar Moe.



Tersangka kasus pembunuhan di TKP lab ditemukan tidak sadarkan diri di ruangan kasus pembunuhan yang lain. Belum jelas apakah pembunuhan dilakukan oleh orang yang sama. Waktu dan TKP kedua kasus berdekatan, tetapi cara membunuhnya benar-benar berbeda. Di wastafel yang ada di lab ditemukan darah yang ternyata cocok dengan darah milik Tsutsumi Asuka yang ditemukan meninggal tanpa kepala di ruang tunggu.



Polisi pun menggeledah tempat tinggal Terabayashi. Mereka menemukan sejumlah model, dan beberapa cukup mengerikan karena hanya terdiri dari kepala saja. Selain itu ditemukan juga brosur tentang ‘bagaimana cara memotong kepala manusia’.



Apakah pelakunya adalah Terabayashi-san yang ditemukan tidak sadarkan diri di ruang tunggu? Apa yang dikatakan Terabayashi-san tentang kejadian ini?



BERSAMBUNG



Sampi jumpa di Perfect Insider episode 07 part 2



Picture and written by Kelana



Posting at www.elangkelana.net



Kelana's note :



Oh ya, hampir lupa. Tadi pagi ada yang ikut Upacara? Hehehe. kalau Na udah lama nih nggak ikutan upacara. Hmmm ... tapi Dirgahayu Indonesia aja deh. Doanya buat segala hal. Amiiiiiin

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.