Sinopsis-sinopsis Lama bagian dari Elang Kelana

Sabtu, 14 November 2015

SINOPSIS DoS Deka 11 part 1

Sinopsis dorama DoS Deka episode 11 part 1. Kasus pembunuhan terjadi di area kepolisian Aozora. Cara pembunuhan dua korban sama persis. Dan lagi, kedua korban punya catatan criminal di masa lalu. Anggota Kelompok penegak keadilan Kawasaki Daisy Flag yang ternyata telah membunuh para korban itu.



Mereka berhasil ditangkap. Tapi, pemimpinnya, Akazawa Hisashi tidak ada di tempat. Saat akhirnya tertangkap dan diiterogasi, dia mengelak semua tuduhan. Lalu ada Chief Sakaki Reiko, salah satu petinggi kepolisian yang datang dan mengambil alih kasus ini.



DoS Deka 11101



Para polisi protes pada inspkt.Shirogane. Mereka yang sudah melakukan investigasi, tetapi kasus kali ini justru diambil alih oleh atasan. Inspkt.Shirogane juga tampak tidak puas dengan keputusan sepihak ini. Tapi sejak tadi ia tidak mengatakan apapun.



“Saat petinggi sudah ikut campur, tidak ada lagi yang bisa kita lakukan. Focus saja bekerja!” inspkt.Shirogane lalu bangun dari kursinya. Dia bilang mau makan siang di luar.



DoS Deka 11102



“Chief, kau mau makan siang di luar kan? Kalau kau mau ke kantin, aku juga ikut,” Kuroi menyusul inspkt.Shirogane di luar.



Dia wanita ini sudah saling paham satu sama lain. Tanpa menunggu ucapan persetujuan, Kuroi sudah menjejari langkah inspkt.Shirogane.



DoS Deka 11103



Kemana mereka berdua? Alih-alih ke kantin, inspkt.Shirogane dan Kuroi justru menemui chief.Sakaki Reiko. Mereka ingin membahas kasus Kawasaki Daisy Flag.



Inspkt.Shirogane minta agar kasus itu dikembalikan pada mereka. Tapi chief Sakaki langsung menolaknya mentah-mentah dengan alasan sudah jadi keputusan atasan.



Tapi Kuroi masih belum puas. Kawasaki Daisy Flag membunuh orang-orang dengan catatan criminal yang baru saja bebas. Bagaimana mereka bisa menemukan orang-orang ini, padahal mereka adalah orang luar. Termasuk alamat, tempat kerja dan kehidupan mereka. “Pasti ada yang membocorkan informasinya!” geram Kuroi.



Tapi chief.Sakaki sama sekali bergeming. Ia tidak terpengaruh dengan permintaan kedua wanita di depannya itu.



DoS Deka 11104



Kuroi masih di markas dan belum pulang. Daikan sebenarnya sudah pulang. Tapi ibunya memintanya untuk membawakan makanan untuk Kuroi.



“Otak tidak akan bekerja dengan baik kalau perut kosong,” ujar Daikan.



Kuroi pun membuat kotak makanan buatan ibu Daikan dan mulai makan dengan lahap seperti biasa. Menunya bahkan lebih enak dibanding makan malam Daikan di rumah.



Daikan membahas soal chief.Sakaki. Menurut info, chief.Sakaki dan inspkt.Shirogane dulunya adalah teman sekelas. Tapi sekarang keduanya seperti orang asing dan tampak bermusuhan. “Aku ingin tahu, apa ada yang terjadi dulu.”



Tapi dering telepon memecah obrolan mereka. Daikan mengangkatnya. Ternyata dari rumah sakit.



DoS Deka 11105



Inspkt.Shirogane yang juga dihubungi ikut datang. Det.Hamada mengalami kecelakaan. Hamada mengaku kalau dirinya terpeleset di tangga. Padahal ia tidak sedang mabuk.



“Saat aku turun tangga, seseorang mendorongku dari belakang,” aku Hamada kemudian.



Kuroi maupun inspkt.Shirogane heran. Apalagi Hamada mengaku tidak punya musuh. Inspkt.Shirogane pun memerintahkan untuk memeriksa ulang semua data investigasi mereka.



DoS Deka 11106



Para polisi yang lain dihubungi dan kini berkumpul di markas. Tidak hanya Hamada saja, tapi det.Tokou juga ternyata diserang. Dia mengalami patah tulang lengan dan harus dirawat selama seminggu.



“Kalian harus melapor padaku tidak dua jam sekali, dalam jam kerja atau di luar!” perintah inspkt.Shirogane kemudian. Ia curiga sesuatu tengah terjadi.



“Mereka beraksi lebih cepat dari perkiraanku,” gumam Kuroi.



DoS Deka 11107



Hari berikutnya Daikan dan Kuroi mengunjungi det.Tokou di rumah sakit.



“Mereka memang menjadikan aku target. Setelah aku meninggalkan stasiun, aku merasa mereka mengikutiku. Kalian berdua harus benar-benar hati-hati,” pesan det.Tokou pada dua juniornya itu.



DoS Deka 11108



Di markas



Hasil investigasi menemukan saksi melihat orang mencurigakan di tempat saat det.Hamada terjatuh. Tubuhnya sedang dan berusia 30 hingga 40 tahun. Keadaan di markas benar-benar tegang. Bahkan saat Ken si pengantar makanan masuk, para polisi sempat tegang dibuatnya.



Ada kemungkinan jika orang yang menyerang det.Tokou juga orang yang sama. Pria dengan badan sedang dan berusia antara 30 hingga 40 tahun.



DoS Deka 11109



Kuroi dan Daikan menemui informan mereka, Yura-san. Kali ini Yura-san tengah berolahraga membawa sepedanya.



Info darinya didapat. Lima tahun silam, chief.Sakaki kehilangan kekasihnya pada kasus penyerangan acak. Sejak saat itu, dia focus pada pekerjaan hingga bisa berada di posisinya sekarang. Sayangnya Yura-san belum menemukan hubungan antara kepolisian dengan Kawasaki Daisy Flag.



“Yura-san, boleh aku coba?” pinta Daikan.



Ia justru tertarik pada sepeda yang dibawa Yura-san dan mencobanya. Daikan heboh sendiri bisa naik sepeda dengan roda setipis itu.



“Tapi kau punya rekan yang luar biasa kan?” ujar Yura-san pada Kuroi.



DoS Deka 11110



Kuroi melaporkan temuannya pada inspkt.Shirogane yang ternyata juga sudah tahu soal hal itu.



“Sejak kejadian itu, dia berubah,” komentar inspkt.Shirogane.



Det.Arisuga menyadari sesuatu. Ada kesamaan catatan criminal antara korban pembunuhan oleh Kawasaki Daisy Flag dengan kasus yang menimpa kekasih chief.Sakaki lima tahun silam. Keduanya sama-sama kasus penyerangan secara acak.



Laporan berikutnya membuat kasus semakin keruh. Alibi Akazawa, sang pemimpin Kawasaki Daisy Flag terbukti saat pembunuhan terjadi. Padahal anggota yang lain mengaku kalau mereka di bawah perintah Akazawa-san. Aneh jika sang pemimpin tidak terlibat. Dan dengan terbuktinya alibi ini, Akazawa dibebaskan oleh chief.Sakaki.



Mereka curiga, ada kekuasaan lebih besar lagi di belakang chief.Sakaki. Atasan langsung chief.Sakaki, Deputi Komiris Touno Kiyomasa. Orang nomer tiga di kepolisian nasional. Lawan yang sulit untuk dikalahkan.



DoS Deka 11111



Kuroi mengajak Daikan ke taman bermain dan memintanya memutar mainan itu seperti biasa. Tapi, kali ini semangat Kuroi tidak seperti biasanya. Wajahnya jauh lebih keruh dibanding biasanya.



Orang dengan catatan criminal di masa lalu terbunuh satu per satu oleh anggota Kawasaki Daisy Flag. Saat ditangkap, penyelidikan pimpinan mereka, Akazawa Hisashi diambil alih oleh kepala cabang, chief.Sakaki Reiko. Tapi Akazawa kemudian bebas. Di sisi lain, det.Hamada dan det.Tokou diserang orang seseorang. Apa yang sebenarnya ada di balik kasus ini? Tidak mungkin. Lawan kali ini tidak bisa dikalahkan!



“Hentikan!” pinta Kuroi. Ia buru-buru turun dari mainan itu, membuat Daikan heran. Kuroi kemudian mengangkat ponselnya. Ia bicara dengan seseorang. Kuroi berbalik melihat ke arah Daikan, “Daikan-sama, aku minta kau dengarkan dengan tenang. Ibumu … pingsan. Sebaiknya kau pulang!”



Kaget mendengar kabar dari Kuroi, Daikan buru-buru pulang.



DoS Deka 11112



Kuroi kembali ke markas. Kali ini ia langsung menemui chief.Sakaki di ruangannya.



“Lima tahun silam, kekasihmu meninggal di sebuah kasus. Itulah awal semuanya. Pelaku mengayunkan pisau dan membuat kekasihmu meninggal bersama sejumlah korban lain. Tapi menurutmu, hukuman si pelaku tidak adil. Hukum mengijinkan pembunuh bebas kembali setelah beberapa tahun. Itu bukan keadilan. Usahamu mendapatkan keadilan terbentur organisasi. Kau kemudian memanfaatkan Kawasaki Daisy Flag. Kau membocorkan informasi soal para kriminal yang baru bebas. Dan kau tinggal menyuruh mereka ‘bunuh mereka’. Tapi kau tidak bisa melakukan ini sendirian!” Kuroi mulai intimidasinya.



DoS Deka 11113



Keluar dari ruangan chief.Sakaki, Kuroi bertemu sejumlah pria.



“Deputi Komisaris Touno,” sapa Kuroi.



“Detektif di kepolisian Aozora, Kuroi Maya. Putri dari asisten komisaris Kuroi.”



“Kedamaian. Harapan. Cinta sejati. Itulah bahasa bunga daisy. Daisy Flag,” balas Kuroi lagi. ucapannya bernada perang.



DoS Deka 11114



Daikan sampai di rumah. Tapi menemukan ibunya baik-baik saja. Ia pun kesal pada Kuroi karena telah dibohongi. “Tapi kebohongan yang mengatakan ibu pingsan itu … terburuk!”



“Tapi itu membuatku senang,” ujar nyonya Daikan riang. “Kau benar-benar mengkhawatirkan ibu kan? Aku bersyukur Kuroi-san membuatku sadar hal itu.”



Ibu Daikan menyiapkan makan malam. Dan seperti biasa, ia menyiapkan salah satu sisi meja untuk Kuroi. Tidak peduli meski Daikan memprotesnya.



DoS Deka 11115



Kuroi pulang sendirian malam itu. Di sebuah tempat sepi, Kuroi berhenti. Ia merasa diikuti beberapa orang. Saat berbalik, Kuroi sadar dirinya sudah dikepung.



DoS Deka 11116



Daikan sudah masuk kantor seperti biasa. Tapi ia heran karena Kuroi belum datang. Kuroi juga tidak menghubunginya sama sekali. Daikan dimarahi karena inspkt.Shirogane menyuruh mereka untuk saling menjaga partner masing-masing.



“Dia juga tidak datang untuk makan malam tadi malam,” cerita Daikan.



Para polisi heboh. Mereka baru tahu dan heran karena Kuroi datang untuk makan malam di rumah keluarga Daikan.



“Dia sering makan di rumahku. Tapi dia tidak datang semalam.”



Inspkt.Shirogane datang bergabung, “Aku tidak bisa menghubungi Kuroi sejak semalam. Dia juga tidak ada di rumah.”



DoS Deka 11117



Daikan mencurigai sesuatu. Ia berlari keluar markas. Dengan sepeda polisi, Daikan menuju taman. Mengikuti jejak Kuroi, Daikan naik dan mulai memutar mainan.



Kuroi-san dan Daikan datang ke taman itu kemarin. Lalu Kuroi berbohong soal ibu Daikan. Kenapa Kuroi berbohong? Kenapa Kuroi menghilang?



Belum menemukan jawaban, Daikan memutuskan memutar ke arah sebaliknya. Tidak butuh waktu lama setelahnya. “Aku mengerti!”



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di bagian terakhirnya ya. Sinopsis DoS Deka episode 11 part 2 end



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

2 komentar:

  1. Na, trm ksh ya sdh lanjut sinopsis dos deks.

    BalasHapus
  2. sama2 kaka
    ini lagi posting bagian terakhirnya, hehehe

    BalasHapus

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.