Sinopsis-sinopsis Lama bagian dari Elang Kelana

Selasa, 03 November 2015

SINOPSIS DoS Deka 10 part 1

Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 1. Udah episode 10 aja. Kali ini kasus yang dihadapi Kuroi dan Daikan bukan kasus sembarangan. Satu kasus yang terjadi menyebabkan sederetan kasus lainnya. Bagaimana Kuroi dan Daikan menghadapinya?



DoS Deka 10101



Honma-san, teman dekat almarhum ayah Daikan datang ke rumah. Ia memuji Daikan yang sekarang sudah besar dan sudah sangat mirip dengan detektif sungguhan. “Karena anaknya sudah memenuhi impiannya dulu, dia pasti sangat senang.” Paman Honma mengacu pada ayah Daikan.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Ibu Daikan pun menyiapkan sarapan untuk mereka semua. Tidak lupa semangkuk nasi diletakkan di depan foto ayah Daikan. Pagi itu mereka menikmati sarapan dengan gembira. Bagi Daikan, paman Honma ini sudah seperti ayahnya sendiri. Selesai sarapan, semua orang bubar. Tapi, Daikan dan adiknya Kaori punya rencana. Hari itu Daikan bahkan sengaja izin dari kantor setengah hari.



DoS Deka 10102



Kemana Daikan dan Kaori? Mereka mengintip Kuroi yang datang ke acara perjodohan. Di seberang, tampak Kuroi dengan pakaian tradisional berwarna merah. Entah dengan alasan apa, Kuroi mau saja datang ke acara itu. Dan yang lebih mengejutkan, orang yang mewakili orang tua Kuroi justru ibu Daikan. Katanya, ayah Kuroi sedang ada urusan, hingga diwakili oleh ibu Daikan. Daikan dan Kaori hanya bisa bisik-bisik menebak kenapa ibu mereka yang diminta mewakili. (catatan : ibu Daikan ini mantan kekasih ayahnya Kuroi lho)



Tidak seperti biasanya, Kuroi tampak kalem saat ditanya oleh calon tunangannya itu. Tapi, saat ditanya alasannya jadi detektif, Kuroi kembali pada dirinya sendiri yang angkuh dan sadis. Ini membuat sang calon heran. Tapi, ibu Daikan buru-buru menambahi kalau itu hal yang wajar.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Tapi, sesuatu menarik perhatian Kuroi. Seorang pria buru-buru meninggalkan meja makan tanpa membayar. Manager restoran itu buru-buru mengejarnya. Melihat ada yang melarikan diri, Daikan mencoba menahannya, tapi gagal. Akhirnya Kuroi dengan pakaian tradisionalnya yang ribet diikuti Daikan mengejar si pria yang melarikan diri itu.



DoS Deka 10103



Kuroi nyaris mengeluarkan cemetinya saat dilihatnya pria yang tadi lari sudah ditahan oleh lima orang berseragam kaos pink. Si manager restoran juga sudah ada di sana. Pria itu minta maaf pada si manager dan memintanya untuk melepaskan saja. Tapi si manager berkeras untuk membawa pria itu ke kantor polisi.



Tapi salah seorang pria berseragam itu meminta pada si manager agar melepaskan si pria yang tidak membayar itu. Dan sebagai gantinya, mereka yang akan membantu membayar. Si manager menimbang sebelum akhirnya setuju.



Pria yang tadi melarikan diri merasa tertolong, “Kalian siapa?”



Kelima pria berseragam pink itu mengaku sebagai kelompok sukarela yang menjaga keamanan dan kedamaian kota.



DoS Deka 10104



Kembali ke markas.



Daikan memamerkan foto Kuroi yang memakai pakaian tradisional. Ini membuat seisi markas takjub luar biasa. Mereka tidak menyangka, karena ini pertama kalinya Kuroi memakai pakaian berwarna selain hitam, yang biasa dipakaianya. Kuroi melirik sebal pada Daikan.



Daikan kemudian membahas soal kelompok yang menamakan diri mereka Kawasaki Daisy Flags. Menurut kabar belakangan, mereka adalah kelompok lima orang yang secara sukarela melakukan patrol di kawasan kota Kawasaki.



Sementara itu, di mejanya Kuroi juga tengah mengecek tentang Kawasaki Daisy Flag itu. Ada beberapa foto yang menunjukkan aksi kelompok itu yang menolong masyarakat.



DoS Deka 10105



Dan entah bagaimana awalnya, kelima detektif pria ini justru berpikir, kenapa tidak mereka saja yang menjadi lima penjaga keamanan itu. Arti Daisy dari nama mereka adalah : kedamaian, harapan dan cinta murni. Dan sekarang mereka malah meributkan siapa yang akan berada di tengah. Det.Arisuga sudah ge-er karena semua melihat padanya. Tapi ternyata saat Daikan menyebut det.Tokou saja, yang lain setuju. Mereka berlima akhirnya berpose seperti pose kelompok Kanagawa Daisy Flag itu.



“Apa yang sedang kalian lakukan?!” saat itu inspkt. Shirogane datang membuat kelimanya kalang kabut tidak punya jawaban.



DoS Deka 10106



Sebuah telepon masuk. Ada laporan sesosok mayat pria berusia 20-30 th ditemukan di sebuah tempat. Saat sampai di TKP, diketahui jika pria itu meninggal karena satu luka tusukan tepat di jantung.



Daikan masih takut melihat mayat, jadi ia memilih menyingkir. Tapi Kuroi menyeretnya untuk melihat langsung. Korban ternyata adalah pria yang sempat dilihat Daikan dan Kuroi, melarikan diri dari restoran karena tidak membayar.



DoS Deka 10107



Kembali ke markas



Korban adalah Togashi Mamoru, 28 tahun. Tidak punya rumah dan tidak punya pekerjaan. Uang dan barang-barang pribadinya tidak diambil. Kecil kemungkinan dia dirampok. Salah satu sepatunya dilepas dari tubuhnya. Tapi tidak dengan kaos kakinya. Artinya, dia dibunuh di tempat lain dan setelahnya ditinggalkan di tempat itu.



Daikan melaporkan kalau ia mengenali pria itu sebagai ‘eat and run’, pria yang makan di restoran tapi tidak mau membayar dan melarikan diri. Saat itu, Togashi-san ditolong oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai Kanawaga Daisy Flag dan dilepaskan oleh si manager restoran.



Togashi-san ini ternyata juga punya catatan criminal. Empat tahun silam, di pernah mengayunkan pisau secara sembarang di sebuah tempat. Dan karena ulahnya, ia melukai empat pria dan wanita. Ia ditahan selama 3 tahun 9 bulan. Belum lama inilah di baru saja keluar dari tempat hukumannya. Ada kemungkinan, pelaku pembunuhan kali ini adalah orang yang berhubunan dengan kasus empat tahun silam. Dendam? Tapi itu dibantah, karena korban empat tahun silam hanya mengalami luka kecil saja.



Berdasarkan hasil autopsy, Kuroi melaporkan kalau tusukan tepat di jantung yang menyebabkan kematian TOgashi-san ini. inspkt.Shirogane segera membagi tugas pada anak buahnya. Sebagian mencari keberadaan Togashi-san ini sebelum kejadian, orang-orang yang mengenalnya dan juga restoran kasus ‘eat and run’.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



DoS Deka 10108



Det.Arisuga justru ribut sendiri dengan rekan-rekannya yang lain. Mereka masih belum bubar, menyusul Daikan dan Kuroi yang sudah lebih dulu pergi. Baru setelah diperingatkan oleh inspkt.Shirogane, mereka akhirnya ikut bubar melakukan investigasi.



“Kalian harus bisa melakukan investigasi mandiri. Untuk tiap yang kalian lakukan, aku wakil chief, Arisugawa Tsunei akan bertang… “ det.Arisuga gelagapan sendiri. Ia akhirnya ditinggal oleh yang lain.



DoS Deka 10109



Kuroi dan Daikan mendatangi kembali restoran kemarin. Menurut manager di sana, sejak awal ia memang sudah curiga dengan si pria ini, Togashi-san. Itu artinya, ia memang sudah berencana untuk makan dan melarikan diri. Kejahatan yang direncanakan.



“Soal mereka, bagaimana? Apa mereka memang sering patrol di sekitar sini?” tanya Kuroi.



“Maksud Anda kelompok Kawasaki Daisty Flag? Itu pertama kalinya aku melihat mereka. mereka adalah pria muda yang luar biasa kan? Mereka banyak menolong orang tanpa minta imbalan. Hal yang jarang terjadi kan?” ujar si manager.



Sementara itu, det.Tokou dan det.Arisuga melakukan investigasi di tempat lain. Menurut laporan orang sekitar TKP, ada yang melihat minivan warna putih terparkir di dekat tempat ditemukannya mayat. Tapi det.Arisuga dan det.Tokou akhirnya memilih melakukan investigasi terpisah.



DoS Deka 10110



Di markas Kawasaki Daisy Flag



Pimpinan kelompok itu tengah mengumpulkan anggotanya. Mereka melaporkan tentang sejumlah kejadian kejahatan di sekitar. Si pimpinan pun mengintruksikan agar mereka kembali ke kegiatan patroli di sekitar.



DoS Deka 10111



“Luar biasa, huh?” Kuroi memaksa masuk ke markas para pria berkaos pink ini. “Mungkin, aku perlu memintamu untuk melakukan patroli area yang lebih luas, seperti Seyama,” sindir Kuroi.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Pimpinan kelompok itu mengenali Kuroi sebagai polisi pada kasus kemarin. Mereka membalas Kuroi kalau polisi sengaja membuat penjahat agar mereka berhasil menangkapnya. Dan itu adalah hal yang buang-buang pajak saja. “Lebih penting, bagaimana cara agar mereka (para penjahat) tidak melakukan kejahatan lagi.”



“Jadi, itu alasan kenapa kau menolong pria yang makan dan lari itu, Togashi-san?”



“Benar. Dengan begitu, dia tidak akan melakukan hal bodoh lagi. Itu Cuma butuh pengorbanan kecil.”



Kuroi balas menyindir, “Jelas. Dia tidak akan melakukan hal bodoh itu lagi karena dia sudha terbunuh. Jika dia ditangkap saja waktu itu, pasti akhirnya tidak akan seperti ini.”



Pimpinan kelompok itu kaget dengan hal yang baru saja dikatakan Kuroi, “Jadi, menurutmu ini salah kami?” pimpinan kelompok tersenyum. “Kami melakukan patrol karena mendengar banyak laporan kejahatan di sekitar sini. Kami yakin, keberadaan kami bisa mengurangi angka kejahatan.”



Kuroi tidak mau kalah, “Aku mengerti benar. Jadi, kalian pura-pura sebagai polisi?!” sindirnya lagi.



DoS Deka 10112



Daikan dan Kuroi mengunjungi Kenken-sensei di lab-nya. Menurut Kenken-sensei, Togashi-san ini dibunuh dengan satu tusukan fatal tepat di bagian jantung yang mematikan. Hanya dengan satu gerakan saja, tusukan fatal itu bisa dilakukan. Artinya pelakunya benar … sadis. Pelaku ingin agar si korban benar-benar mati.



Telepon Daikan berbunyi. Laporan baru menyebutkan jika ada korban lain, Yamagami Tsuyoshi (50 tahun ), juga ditemukan terbunuh.



DoS Deka 10113



Kembali ke markas.



Seperti korban sebelumnya, korban kali ini Yamagami Tsuyoshi (50 tahun) juga seorang gelandangan dan tidak punya pekerjaan. Uang dan barang-barang pribadinya utuh, tidka tersentuh. Jadi, jelas bukan perampokkan. Cara pembunuhan sama persis seperti korban sebelumnya, Togashi-san. Ada kemungkinan jika pelaku pembunuhan juga orang yang sama.



Catatan criminal menyebutkan jika Yamagami ini lima tahun silam pernah menembakkan senpi di sebuah taman dekat perumahan. Itu menyebabkan sejumlah luka pada lima orang yang ada di sekitarnya. Karena perbuatannya ini, dia ditahan selama 4 tahun 8 bulan. Dia juga belum lama ini baru bebas. Kesamaan korban dari kedua pembunuhan ini adalah pernah melakukan kejahatan yang melukai sejumlah orang secara sembarang.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Ada yang aneh pada kedua korban pembunuhan ini. Kesamaan mereka adalah punya catatan kejahatan.



DoS Deka 10114



Sementara yang lain bubar untuk melakukan penyelidikan terhadap para korban kasus yang lalu, Kuroi bersama Daikan masih bertahan di markas. Kuroi mempelajari lagi kasus-kasus itu bersama korbannya. Dua korban pembunuhan yang sama-sama punya catatan kejahatan yang serupa. Selain itu, keduanya juga baru dibebaskan dari penjara.



Saat itu, Ken si pengantar makanan baru datang. Ia membawakan makanan pesanan Daikan. Tiga porsi sekaligus dipesan Daikan.



“Eh, Kuroi-san, makanan kesukaanmu mirip dengan kesukaan chief juga kan?” goda Daikan.



“Diam!” bentak Kuroi, kesal.



“Kalian kompak sekali. Aku iri!” ujar Ken.



“Apa kau bodoh?” balas Kuroi, tidak suka.



Kuroi kembali menekuri data-data di depannya. Kedua korban punya catatan kejahatan yang serupa, selain itu mereka juga baru dibebaskan tiga bulan belakangan.



“Kuroi, apa yang kau investigasi lagi kali ini?” inspkt.Shirogane baru saja datang. “Apa kau berencana melakukan investigasi dengan perspektif sederhana lagi?” pertanyaan yang diiyakan oleh Kuroi.



Inspkt.Shirogane melanjutkan ucapannya. Ada laporan saksi mata yang menyebutkan jika di TKP korban kedua, sebelumnya ada yang melihat minivan putih. Artinya, kedua korban diculik dan dibunuh di dalam mobil, dan kemudian ditinggalkan begitu saja di jalan.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



“Itu artinya, yang menculik dan membunuh mereka, pelaku yang sama,” Kuroi menyimpulkan.



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.