Sinopsis-sinopsis Lama bagian dari Elang Kelana

Selasa, 17 November 2015

SINOPSIS DoS Deka 11 part 2 end

Sinopsis dorama DoS Deka episode 11 part 2. Kasus yang tadinya diinvestigasi oleh tim inspkt.Shirogane diambil alih oleh cabang. Semua atas perintah atasan. Ternyata kasus ini menyeret sejumlah petinggi kepolisian. Lawan mereka kali ini sama sekali bulan lawan yang seimbang!



DoS Deka 11201



Daikan melakukan hal biasa yang dilakukannya bersama Kuroi. Berputar di taman bermain. Dan sebuah ide datang. Tempat Ken-sensei … (krik krik … ini bukan ide kan ya? maksudnya bukan penyelesaian masalah)



Sampai di sana, Ken-sensei mengatakan kalau Kuroi tidak ada di sana. Tebakan Daikan salah besar. Daikan hampir saja menyerah kalau Ken-sensei tidak menunjukkan sesuatu padanya.



Ken-sensei membuka laptopnya dan mengaktifkan pelacak, “Mayaya … ada di pabrik di Sorakawa-cho. Ini GPS. Dalam keadaan darurat, aku memasang IC di cemeti khusus milik Mayaya. Karena aku yang membuatnya.”



“Ken-sensei, kau bahkan bisa membuat seperti itu?” Daikan takjub.



“Kalau kau punya waktu untuk takjub, cepatlah pergi!”



DoS Deka 11202



Daikan segera mengambil sepedanya. Ia mengayuh sepedanya dan bergegas menuju tempat yang disebutkan oleh Ken-sensei. Satu per satu kilasan peristiwa kebersamaannya dengan Kuroi terlintas. Daikan benar-benar khawatir pada Kuroi.



Daikan tiba di pabrik yang dituju. Tempat itu tampak sepi dan gelap. Daikan masuk ke dalam tanpa ragu. Tapi tiba-tiba ia tidak sadarkan diri.



DoS Deka 11203



Markas kembali heboh. Bukan hanya Kuroi yang menghilang, sekarang mereka juga tidak bisa menghubungi Daikan sama sekali.



Dari arah lain, seseorang berjalan dengan percaya diri. Dia adalah Inue Kenzaburo-sensei, sang ahli forensic. “Apa kabar semua? Kalian ingin tahu keberadaan Mayaya dan Daikan kan?” Ken-sensei lalu memberikan sebuah benda.



Hamanaka membuat laptop yang diberikan Ken-sensei. Di sana ada titik yang menunjukkan keberadaan Daikan dan Kuroi lewat sinyap GPS.



“Sorakawa-cho 2-chome nomer 11 kan? Apa mereka benar di sana?”



“Jika cemeti khusus milik Mayaya selalu bersamanya. Kuroi selalu membawa cemeti itu,” ujar Ken-sensei dengan yakin.



Inspkt.Shirogane kembali ke mejanya. Ia mengambil senpi dan mengecek isinya. Inspkt.Shirogane berniat pergi. Tahu gelagat atasannya, para polisi berniat ikut. Tadinya inspkt.Shirogane melarang, tapi mereka semua berkeras ikut. Bahkan det.Tokou yang baru keluar rumah sakit dan baru saja datang berniat ikut. Inspkt.Shirogane tidak bisa mengelak lagi. Mereka berangkat bersama.



DoS Deka 11204



“Daikan! Daikan!” bisik Kuroi.



Daikan perlahan sadar dari pingsannya. Ia mencari sumber suara yang memanggilnya. Daikan kemudian sadar kalau dirinya berjongkok di belakang Kuroi. “Kuroi-san, kau disini? Aku lega kau baik-baik saja.”



“Baik-baik saja?” tanya Kuroi, sarkas. “Bagian mana yang baik-baik saja bagimu?”



Daikan baru sadar jika dirinya juga terikat.



“Bagaimana bisa kau tertangkap? Apa kau bodoh?!”



DoS Deka 11205



Dari tempat lain, ada deputi komisaris Tonou dan chief.Sakaki sedang memperhatikan kedua sanderanya itu, Daikan dan Kuroi.



Chief.Sakaki ragu, apakah mereka perlu membunuh kedua orang itu. Tapi deputi komisaris Tonou mengingatkan kalau dia tidak boleh goyah dari rencana semua. Jika Kuroi dibiarkan, maka mereka yang akan tamat. Dan lagi, Kuroi adalah putri dari Asisten Komisaris Kuroi Atsuro, satu-satunya orang yang selalu menentang deputi komisaris Tonou.



“Jika putrinya dibunuh, aku ingin tahu seperti apa wajahnya nanti.”



DoS Deka 11206



Daikan merengek dari belakang Kuroi. Dia benar-benar mengkhawatirkan Kuroi hingga melakukan apapun yang ia bisa.



Tapi obrolan Kuroi-Daikan terpotong oleh deputi komisaris Tonou yang mendekat.



“Mata itu, mirip seperti mata ayahmu.”



“Apa tidak masalah bagi dalang sepertimu muncul dengan mudah?” sindir Kuroi balik.



Tapi deputi komisaris Tonou tidak terpengaruh, “Sebentar lagi kalian akan jadi jasad tanpa nyawa.”



Tahu mereka kemungkinan akan dibunuh, Daikan menawarkan dirinya saja yang dibunuh dan membebaskan Kuroi. Tapi ide itu tidak disetujui deputi komisaris Tonou. Bahkan Kuroi menertawakannya.



“Kau memang seperti rumornya, wanita yang tidak tahu kapan diam huh? Resiko kriminal yang melakukan kejahatan lagi setelah bebas adalah tinggi. Yang kulakukan adalah hal sederhana, mencegah mereka melakukan kejahatan lagi,” ujar deputi komisaris Tonou, mencoba menjelaskan.



DoS Deka 11207



Kuroi dan Daikan ditinggalkan berdua lagi. Daikan mengajukan saran agar mereka bekerja sama untuk membuat rencana melarikan diri. Dan itu membuat Kuroi teringat sesuatu. Ia meminta Daikan memeriksa sakunya.



Meski awalnya ragu, Daikan menurut. Ia bergeser dan menggunakan tangannya yang juga terborgol untuk merogoh saku bagian belakang milik Kuroi. Kuroi sebenarnya agak tidak nyaman, hingga menyuruh Daikan untuk bergegas.



“Ah! Asal kita punya ini … “ ucapan Daikan terputus.



Tapi Daikan yang ceroboh menjatuhkan benda itu, benda penyelamat mereka. Cemeti milik Kuroi terjatuh ke lantai bawah lewat sela-sela lantai besi di bawah mereka, membuat Kuroi kesal karena kecerobohan Daikan.



DoS Deka 11208



Inspkt.Shirogane bersama para polisi tiba di depat pabrik yang dimaksud. Ia memeriksa sekali lagi senpinya dan melihat ke belakang. Di sana, ada det.Arisuga dan det.Tonou yang sedang melakukan peregangan. Sementara itu det.Nakane dan det.Hamada di belakang mengkhawatirkan senjata mereka. Karena terakhir kali menggunakannya bertahun silam.



“Kalian benar mau pergi atau tidak?!” inspkt.Shirogane makin tidak sabar.



DoS Deka 11209



Kehilangan satu benda berguna, Kuroi ingat kalau ia masih punya benda lain dan meminta Daikan mengambilnya. Lem super lengket, Strong Adhesive S! Senyum Kuroi pun berkembang.



Dan sekarang Kuroi memulai aksinya, “Hei, kau ingat? Di TKP kasus pembunuhan pertama kita bertemu, kau menyebabkan masalah dalam investigasi karena meninggalkan sidik jarimu di berbagai tempat. Saat investigasi di gedung tinggi, kau tidak bisa bergerak karena takut ketinggian. Saat seorang gadis diculik, kau juga merusak investigasi. Saat mengumpulkan info soal bomber, kau justru makan pancakes. Di event cosplay, kau mulai bercosplay dan ternyata tidak ada hubungannya dengan investigasi.”



“Kuroi-san, apa maksudnya itu? Kita ini rekan kan?”



“Tidak ada rekan terburuk selain kamu. Apa kau bodoh?!” ujar Kuroi kesal.



“Kuroi-san, jadi seperti itu aku bagimu? Aku bekerja keras supaya bisa berguna untukmu!”



“Bekerja keras? Kau naïf sekali. Daripada membantu, kau malah membuat masalah!” lanjut Kuroi.



Daikan semakin frustasi. Air matanya pun keluar. Ia sedih, karena ternyata selama ini dirinya tidak berguna sama sekali.



Akazawa-san yang bertugas menjaga Daikan dan Kuroi pun mendekat karena mendengar ribut-ribut. Saat sudah dekat, Kuroi membuka dan menuang lem super kuatnya. Otomatis Akazawa menempel di lantai. Ini dimanfaatkan Kuroi untuk menendang Akazawa dan mengambil kuncinya. Keduanya berhasil melepaskan diri dan melarikan diri.



DoS Deka 11210



Inspkt.Shirogane bersama timnya berhasil masuk. Tapi mereka sudah dihadang sejumlah pria berjas dan bersenjata lengkap. Dengan senjata seadanya, mereka pun mencoba melawan bergantian.



Sementara itu, lepasnya Kuroi dan Daikan juga membuat para penjaga bersiaga. Daikan melihat cemeti Kuroi. Dengan nekat di bawah terjangan peluru, Daikan mengambil cemeti itu dan segera melemparkannya pada Kuroi.



Sigap Kuroi menangkap cemetinya. Dengan sebuah sabetan, ia berhasil membuat sejumlah penjaga di depannya terkapar di lantai.



DoS Deka 11211



Karena minim persiapan dan tidak membawa cadangan, dengan cepat para polisi ini kehabisan peluru. Mereka tidak punya pilihan selain bertarung dengan tangan kosong.



Tidak seperti penampilannya, det.Arisuga, det.Nakane, det. Hamada berhasil menjatuhkan para penjaga. Tidak ketinggalan sang ahli pedang, inspkt.Shirogane. Bahkan det.Tokou yang tangannya masih diperban pun tidak ketinggalan menjatuhkan para penjaga.



Daikan pun ikut bergabung dalam perkelahian itu. Butuh beberapa kali bagi Daikan untuk bisa menjatuhkan lawannya dan memenangkan pertarungannya.



DoS Deka 11212



Sementara para polisi melumpuhkan para penjaga, Kuroi dan inspkt.Shirogane menyusul deputi komisaris Tonou dan chief.Sakaki yang hendal melarikan diri dari atap.



“Dengan hukum di negara ini, kau tidak bisa menahanku,” ejak deputi komisaris Tonou.



Tapi Kuroi tidak peduli. Ia menggunakan cemetinya untuk menahan deputi komisaris Tonou yang akan melarikan diri dan membuatnya terjatuh serta terikat, “Mulai sekarang, kau akan menghabiskan hidupmu sebagai criminal. Apa kau bodoh?! Touno Kiyomasa, kau ditangkap atas tuduhan pembunuhan!” Kuroi melingkarkan borgol pada pria itu.



Berbeda dengan rekannya, chief.Sakaki tidak memberontak. Ia menyerah saat tangannya diborgol oleh inspkt.Shirogane.



“Kau juga ditangkap dengan tuduhan yang sama!”



Para polisi lain yang selesai dengan para penjaga ikut bergabung ke atas. Mereka kemudian membawa kedua orang ini ke dalam mobil, menuju markas kepolisian.



DoS Deka 11213



“Kuroi, kau tahu kalau kejahatan ini akan sulit terungkap. Jadi kau membiarkan dirimu diserang. Apa kau bodoh? Aku tidak akan pernah mengijinkan sikap bodoh seperti itu lagi,” ujar inspkt.Shirogane pada bawahannya ini.



“Kalau aku melakukan hal yang sama, kau akan datang dan menolongku kan?” ujar Kuroi balik.



“Entahlah.”



Kedua wanita ini tersenyum bersama.



DoS Deka 11214



Daikan teringat akan paman Honma yang mengatakan kalau dirinya sekarang adalah detektif. Ia kembali ke dalam pabrik dan mendekati Akazawa yang masih duduk di tempatnya karena kakinya menempel di lantai. (hadoh, kenapa nggak dilepas aja sepatunya keles)



Daikan menuangkan air panas ke kaki Akazawa, “Ini akan terlepas dengan tiga detik air panas.”



“Bukan begitu. Ini panas!”



DoS Deka 11215



Mobil polisis membawa para criminal yang hari ini berhasil ditangkap. Inspkt.Shirogane bersama timnya bisa bernafas lega. Satu lagi kasus yang berhasil mereka selesaikan hari itu.



DoS Deka 11216



Kuroi kembali sarapan di rumah keluarga Daikan. Daikan diejek habis-habisan oleh ibu dan adiknya karena menangis, saat disandera.



“Aktingku bagus kan?” ujar Daikan. Tapi tidak ada yang peduli.



Ibu Daikan justru menyodorkan beberapa menu untuk dicoba oleh Kuroi dan membiarkan Daikan tidak kebagian. Kuroi sendiri asyik menikmati setiap menu itu, tidak mempedulikan Daikan yang protes dan senang melihat Daikan masih saja dibully.



DoS Deka 11217



Markas



Ken si pengantar makanan memperkenalkan menu baru untuk mereka, DoS Fried Rice. Dengan banyak cabai dan habanero, menu yang pedas. Tapi para polisi berpikir, siapa yang mau pesan menu seperti itu.



“Aku mau satu,” ujar Kuroi.



“Aku juga,” sambung inspkt.Shirogane.



Para polisi dibuat takjub dengan kekompakkan atasan dan bawahan yang tidak pernah akur ini.



“Ada yang salah?” ujar Kuroi dan inspkt.Shirogane bebarengan.



Tidak mau membuat masalah, para polisi akhirnya menyingkir. Membiarkan kekaguman mereka akan dua sosok wanita keras kepala dalam tim mereka.



Tapi telepon berbunyi. Ada laporan terjadi perampokkan di Sumikawa-cho. Para polisi bergegas menuju TKP.



SELESAI.



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net



Kelana’s comment :



Uwooo … akhirnya sinopsis satu ini tamat juga. Kelana ucapkan terimakasih buat yang sabar menunggu dan setia menanti sinopsis cerita Daikan dan Kuroi satu ini. Pasti pada penasaran ya, apa proyek Na setelah ini. Apalagi Death Note juga sudah hampir selesai.



Hmmm … baiklah, sedikit bocoran, kali ini Na akan mengambil tema yang berbeda dari biasanya. Ada yang mau nebak? Tebakan kamu bener, kalau yang nebak rom-com alias komedi romantic. Hahaha. Na pengen ganti suasana aja sih. Lagian, musim dingin di Jepang gini biasanya rom-com-nya romantic beneran sih. Siap-siap baper aja deh.

Sabtu, 14 November 2015

SINOPSIS DoS Deka 11 part 1

Sinopsis dorama DoS Deka episode 11 part 1. Kasus pembunuhan terjadi di area kepolisian Aozora. Cara pembunuhan dua korban sama persis. Dan lagi, kedua korban punya catatan criminal di masa lalu. Anggota Kelompok penegak keadilan Kawasaki Daisy Flag yang ternyata telah membunuh para korban itu.



Mereka berhasil ditangkap. Tapi, pemimpinnya, Akazawa Hisashi tidak ada di tempat. Saat akhirnya tertangkap dan diiterogasi, dia mengelak semua tuduhan. Lalu ada Chief Sakaki Reiko, salah satu petinggi kepolisian yang datang dan mengambil alih kasus ini.



DoS Deka 11101



Para polisi protes pada inspkt.Shirogane. Mereka yang sudah melakukan investigasi, tetapi kasus kali ini justru diambil alih oleh atasan. Inspkt.Shirogane juga tampak tidak puas dengan keputusan sepihak ini. Tapi sejak tadi ia tidak mengatakan apapun.



“Saat petinggi sudah ikut campur, tidak ada lagi yang bisa kita lakukan. Focus saja bekerja!” inspkt.Shirogane lalu bangun dari kursinya. Dia bilang mau makan siang di luar.



DoS Deka 11102



“Chief, kau mau makan siang di luar kan? Kalau kau mau ke kantin, aku juga ikut,” Kuroi menyusul inspkt.Shirogane di luar.



Dia wanita ini sudah saling paham satu sama lain. Tanpa menunggu ucapan persetujuan, Kuroi sudah menjejari langkah inspkt.Shirogane.



DoS Deka 11103



Kemana mereka berdua? Alih-alih ke kantin, inspkt.Shirogane dan Kuroi justru menemui chief.Sakaki Reiko. Mereka ingin membahas kasus Kawasaki Daisy Flag.



Inspkt.Shirogane minta agar kasus itu dikembalikan pada mereka. Tapi chief Sakaki langsung menolaknya mentah-mentah dengan alasan sudah jadi keputusan atasan.



Tapi Kuroi masih belum puas. Kawasaki Daisy Flag membunuh orang-orang dengan catatan criminal yang baru saja bebas. Bagaimana mereka bisa menemukan orang-orang ini, padahal mereka adalah orang luar. Termasuk alamat, tempat kerja dan kehidupan mereka. “Pasti ada yang membocorkan informasinya!” geram Kuroi.



Tapi chief.Sakaki sama sekali bergeming. Ia tidak terpengaruh dengan permintaan kedua wanita di depannya itu.



DoS Deka 11104



Kuroi masih di markas dan belum pulang. Daikan sebenarnya sudah pulang. Tapi ibunya memintanya untuk membawakan makanan untuk Kuroi.



“Otak tidak akan bekerja dengan baik kalau perut kosong,” ujar Daikan.



Kuroi pun membuat kotak makanan buatan ibu Daikan dan mulai makan dengan lahap seperti biasa. Menunya bahkan lebih enak dibanding makan malam Daikan di rumah.



Daikan membahas soal chief.Sakaki. Menurut info, chief.Sakaki dan inspkt.Shirogane dulunya adalah teman sekelas. Tapi sekarang keduanya seperti orang asing dan tampak bermusuhan. “Aku ingin tahu, apa ada yang terjadi dulu.”



Tapi dering telepon memecah obrolan mereka. Daikan mengangkatnya. Ternyata dari rumah sakit.



DoS Deka 11105



Inspkt.Shirogane yang juga dihubungi ikut datang. Det.Hamada mengalami kecelakaan. Hamada mengaku kalau dirinya terpeleset di tangga. Padahal ia tidak sedang mabuk.



“Saat aku turun tangga, seseorang mendorongku dari belakang,” aku Hamada kemudian.



Kuroi maupun inspkt.Shirogane heran. Apalagi Hamada mengaku tidak punya musuh. Inspkt.Shirogane pun memerintahkan untuk memeriksa ulang semua data investigasi mereka.



DoS Deka 11106



Para polisi yang lain dihubungi dan kini berkumpul di markas. Tidak hanya Hamada saja, tapi det.Tokou juga ternyata diserang. Dia mengalami patah tulang lengan dan harus dirawat selama seminggu.



“Kalian harus melapor padaku tidak dua jam sekali, dalam jam kerja atau di luar!” perintah inspkt.Shirogane kemudian. Ia curiga sesuatu tengah terjadi.



“Mereka beraksi lebih cepat dari perkiraanku,” gumam Kuroi.



DoS Deka 11107



Hari berikutnya Daikan dan Kuroi mengunjungi det.Tokou di rumah sakit.



“Mereka memang menjadikan aku target. Setelah aku meninggalkan stasiun, aku merasa mereka mengikutiku. Kalian berdua harus benar-benar hati-hati,” pesan det.Tokou pada dua juniornya itu.



DoS Deka 11108



Di markas



Hasil investigasi menemukan saksi melihat orang mencurigakan di tempat saat det.Hamada terjatuh. Tubuhnya sedang dan berusia 30 hingga 40 tahun. Keadaan di markas benar-benar tegang. Bahkan saat Ken si pengantar makanan masuk, para polisi sempat tegang dibuatnya.



Ada kemungkinan jika orang yang menyerang det.Tokou juga orang yang sama. Pria dengan badan sedang dan berusia antara 30 hingga 40 tahun.



DoS Deka 11109



Kuroi dan Daikan menemui informan mereka, Yura-san. Kali ini Yura-san tengah berolahraga membawa sepedanya.



Info darinya didapat. Lima tahun silam, chief.Sakaki kehilangan kekasihnya pada kasus penyerangan acak. Sejak saat itu, dia focus pada pekerjaan hingga bisa berada di posisinya sekarang. Sayangnya Yura-san belum menemukan hubungan antara kepolisian dengan Kawasaki Daisy Flag.



“Yura-san, boleh aku coba?” pinta Daikan.



Ia justru tertarik pada sepeda yang dibawa Yura-san dan mencobanya. Daikan heboh sendiri bisa naik sepeda dengan roda setipis itu.



“Tapi kau punya rekan yang luar biasa kan?” ujar Yura-san pada Kuroi.



DoS Deka 11110



Kuroi melaporkan temuannya pada inspkt.Shirogane yang ternyata juga sudah tahu soal hal itu.



“Sejak kejadian itu, dia berubah,” komentar inspkt.Shirogane.



Det.Arisuga menyadari sesuatu. Ada kesamaan catatan criminal antara korban pembunuhan oleh Kawasaki Daisy Flag dengan kasus yang menimpa kekasih chief.Sakaki lima tahun silam. Keduanya sama-sama kasus penyerangan secara acak.



Laporan berikutnya membuat kasus semakin keruh. Alibi Akazawa, sang pemimpin Kawasaki Daisy Flag terbukti saat pembunuhan terjadi. Padahal anggota yang lain mengaku kalau mereka di bawah perintah Akazawa-san. Aneh jika sang pemimpin tidak terlibat. Dan dengan terbuktinya alibi ini, Akazawa dibebaskan oleh chief.Sakaki.



Mereka curiga, ada kekuasaan lebih besar lagi di belakang chief.Sakaki. Atasan langsung chief.Sakaki, Deputi Komiris Touno Kiyomasa. Orang nomer tiga di kepolisian nasional. Lawan yang sulit untuk dikalahkan.



DoS Deka 11111



Kuroi mengajak Daikan ke taman bermain dan memintanya memutar mainan itu seperti biasa. Tapi, kali ini semangat Kuroi tidak seperti biasanya. Wajahnya jauh lebih keruh dibanding biasanya.



Orang dengan catatan criminal di masa lalu terbunuh satu per satu oleh anggota Kawasaki Daisy Flag. Saat ditangkap, penyelidikan pimpinan mereka, Akazawa Hisashi diambil alih oleh kepala cabang, chief.Sakaki Reiko. Tapi Akazawa kemudian bebas. Di sisi lain, det.Hamada dan det.Tokou diserang orang seseorang. Apa yang sebenarnya ada di balik kasus ini? Tidak mungkin. Lawan kali ini tidak bisa dikalahkan!



“Hentikan!” pinta Kuroi. Ia buru-buru turun dari mainan itu, membuat Daikan heran. Kuroi kemudian mengangkat ponselnya. Ia bicara dengan seseorang. Kuroi berbalik melihat ke arah Daikan, “Daikan-sama, aku minta kau dengarkan dengan tenang. Ibumu … pingsan. Sebaiknya kau pulang!”



Kaget mendengar kabar dari Kuroi, Daikan buru-buru pulang.



DoS Deka 11112



Kuroi kembali ke markas. Kali ini ia langsung menemui chief.Sakaki di ruangannya.



“Lima tahun silam, kekasihmu meninggal di sebuah kasus. Itulah awal semuanya. Pelaku mengayunkan pisau dan membuat kekasihmu meninggal bersama sejumlah korban lain. Tapi menurutmu, hukuman si pelaku tidak adil. Hukum mengijinkan pembunuh bebas kembali setelah beberapa tahun. Itu bukan keadilan. Usahamu mendapatkan keadilan terbentur organisasi. Kau kemudian memanfaatkan Kawasaki Daisy Flag. Kau membocorkan informasi soal para kriminal yang baru bebas. Dan kau tinggal menyuruh mereka ‘bunuh mereka’. Tapi kau tidak bisa melakukan ini sendirian!” Kuroi mulai intimidasinya.



DoS Deka 11113



Keluar dari ruangan chief.Sakaki, Kuroi bertemu sejumlah pria.



“Deputi Komisaris Touno,” sapa Kuroi.



“Detektif di kepolisian Aozora, Kuroi Maya. Putri dari asisten komisaris Kuroi.”



“Kedamaian. Harapan. Cinta sejati. Itulah bahasa bunga daisy. Daisy Flag,” balas Kuroi lagi. ucapannya bernada perang.



DoS Deka 11114



Daikan sampai di rumah. Tapi menemukan ibunya baik-baik saja. Ia pun kesal pada Kuroi karena telah dibohongi. “Tapi kebohongan yang mengatakan ibu pingsan itu … terburuk!”



“Tapi itu membuatku senang,” ujar nyonya Daikan riang. “Kau benar-benar mengkhawatirkan ibu kan? Aku bersyukur Kuroi-san membuatku sadar hal itu.”



Ibu Daikan menyiapkan makan malam. Dan seperti biasa, ia menyiapkan salah satu sisi meja untuk Kuroi. Tidak peduli meski Daikan memprotesnya.



DoS Deka 11115



Kuroi pulang sendirian malam itu. Di sebuah tempat sepi, Kuroi berhenti. Ia merasa diikuti beberapa orang. Saat berbalik, Kuroi sadar dirinya sudah dikepung.



DoS Deka 11116



Daikan sudah masuk kantor seperti biasa. Tapi ia heran karena Kuroi belum datang. Kuroi juga tidak menghubunginya sama sekali. Daikan dimarahi karena inspkt.Shirogane menyuruh mereka untuk saling menjaga partner masing-masing.



“Dia juga tidak datang untuk makan malam tadi malam,” cerita Daikan.



Para polisi heboh. Mereka baru tahu dan heran karena Kuroi datang untuk makan malam di rumah keluarga Daikan.



“Dia sering makan di rumahku. Tapi dia tidak datang semalam.”



Inspkt.Shirogane datang bergabung, “Aku tidak bisa menghubungi Kuroi sejak semalam. Dia juga tidak ada di rumah.”



DoS Deka 11117



Daikan mencurigai sesuatu. Ia berlari keluar markas. Dengan sepeda polisi, Daikan menuju taman. Mengikuti jejak Kuroi, Daikan naik dan mulai memutar mainan.



Kuroi-san dan Daikan datang ke taman itu kemarin. Lalu Kuroi berbohong soal ibu Daikan. Kenapa Kuroi berbohong? Kenapa Kuroi menghilang?



Belum menemukan jawaban, Daikan memutuskan memutar ke arah sebaliknya. Tidak butuh waktu lama setelahnya. “Aku mengerti!”



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di bagian terakhirnya ya. Sinopsis DoS Deka episode 11 part 2 end



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

Kamis, 05 November 2015

SINOPSIS DoS Deka 10 part 2

Sinopsis dorama DoS Deka episode 10 part 2. Kasus kali ini lumayan pelik. Apalagi melibatkan lebih banyak orang penting. Apa yang akan dilakukan Kuroi dan Daikan ya?



DoS Deka 10201



Seperti biasa, Kuroi sarapan di rumah keluarga Daikan. Ibu Daikan begitu bersemangat memberikan masakannya untuk dicicipi oleh Kuroi. Bahkan hanya bisa membuat Daikan melongo karena jatahnya juga diberikan Kuroi.



Mereka kemudian membahas paman Honma. Sejak ayah Daikan meninggal, sahabat ayah Daikan ini ternyata masih sering berkunjung. Dia sangat sayang pada Daikan dan adiknya, seperti anaknya sendiri.



Telepon di rumah berdering. Daikan yang mengangkatnya, dari istri paman Honma. Wajah Daikan berubah pucat. Ada berita buruk dari seberang.



DoS Deka 10202



Di markas.



Korban pembunuhan selanjutnya adalah Honma Yutaka (58th) atau yang dikenal Daikan sebagai paman Honma. Uang dan barang-barnag pribadi korban tidak tersentuh, sama sekali bukan perampokan. Di tubuh korban ditemukan juga sejumlah memar. Kemungkinan dia dikeroyok oleh banyak orang hingga meninggal.



Sinopsis dorama Dos Deka episode 10 part 2



Sementara yang lain tengah menyimak data korban, Daikan menyendiri di kursinya. Daikan tampak syok dan murung oleh berita ini. Polisi yang lain menjelaskan kalau korban paman Honma ini adalah sahabat dari almarhum ayah Daikan yang selama ini menganggap Daikan seperti anaknya sendiri. Jadi pantas saja kalau Daikan tampak sangat kehilangan.



DoS Deka 10203



Investigasi menemukan seorang pria yang menurut penuturan saksi, melarikan diri dari tempat ditemukan jasad korban paman Honma. Pria bernama Takahashi Keiichi ini akhirnya dibawa untuk diwawancarai.



“Aku tidak melakukanya. Aku tidak mungkin membunuh Honma-san,” elak Takahashi.



“Lalu, apa yang kau lakukan sepulang kerja semalam?”



Takahashi mengaku kalau paman Honma adalah polisi yang menangkapnya tiga tahun silam. Setelah bebas, paman Honma ini juga yang banyak menolong Takahashi. Paman Honma meminta agar Takahashi jadi orang baik dan menyemangatinya. Mereka berencana bertemu kemarin. Tapi sekelompok pria nyaris saja membawa Takahashi dan memasukkannya ke dalam mobil. Saat itu, paman Honma yang baru datang mengetahuinya.



Punya kesempatan melarikan diri, Takahashi langsung pergi, “Aku langsung pergi saja. Lalu, aku lihat berita pagi ini … ternyata Honma-san terbunuh,” sesal Takahashi.



“Kenapa kau tidak segera melapor?!” bentak Daikan. “Kalau kau melakukannya, paman Honma masih bisa diselamatkan!” kemarahan Daikan mulai memuncak.



DoS Deka 10204



Selesai wawancara, Daikan menemui inspkt.Shirogane. Daikan baru saja kembali dari menginvestigasi ulang TKP ditemukannya jasad paman Honma. Dan ternyat atidak ada saksi yang melihat mobil misterus seperti yang dikatakan Takahashi. “Artinya, Takahashi sendiri yang membunuh paman Honma. Alasannya pasti karena dendam telah menangkapnya tiga tahun silam. Chief, kenapa Anda membiarkan Takahashi pergi?!” protes Daikan.



“Kita tidak bisa menahannya tanpa bukti yang jelas,” elak inspkt.Shirogane.



“Dia pelakunya! Dia yang membunuh paman Honma!” Daikan mulai emosi.



“Daikan-sama, pergi dan dinginkan kepalamu!” perintah inspkt.Shirogane kemudian.



Tahu situasi, Kuroi menarik tangan Daikan. Tadinya ia tidak mau, sampai Kuroi memaksanya.



“Ada apa denganmu? Jika Takahashi bukan belakunya, lalu siapa yang membunuh paman Honma?!” Daikan masih terbawa emosi saat Kuroi menyeretnya keluar dari markas.



Kuroi berbalik sebentar, “Apa kau bodoh?”



“Aku harus menangkap pelaku yang membunuh paman Honma!” geram Daikan.



“Tentu saja. Kau pasti menangkapnya. Karena kau punya kekuatan itu. Karena kau seorang detektif!”



DoS Deka 10205



Daikan dan Kuroi menemui informan mereka, Yura-san. Kali ini Yura-san menyamar jadi pria penjual tulisan motivasi di taman.



Sinopsis dorama Dos Deka episode 10 part 2



“Saran untuk Daikan-sama, saat kau tersenyum, dunia akan jadi sedikit lebih terang,” ujar Yura-san.



Kuroi menagih informasi yang didapat sang informan ini. Profil dari pria-pria yang tergabung dalam kelompok Kawasaki Daisy Flag. Si pemimpin, Akazawa Hisashi (30th). Sebelum mendirikan Kawasaki Daisy Flag, dia berencana jadi pengacara. Dia berjuang mati-matian agar bisa lolos ujian pengacara. Tapi orang tuanya bangkrut dan dia harus melepas impiannya itu. Dengan moto ‘aku ingin bekerja bersama keadilan’, dia mendirikan kelompokny itu. Lalu profil empat pria lainnya yang jadi anak buah Akazawa. Semuanya adalah orang-orang yang merindukan ‘superhero’ sejak mereka masih kecil.



Kuroi bangun dari duduknya. Ia memikirkan sesuatu, “Ayo pergi!”



DoS Deka 10206



Seperti biasa, Kuroi membawa Daikan ke taman bermain. Dan sudah jadi perjanjian tidak tertulis, Daikan yang bertugas memutar mainan itu.



Jasad pertama yang ditemukan adalah Togashi Mamoru (28th). Hasil autopsy menuebutkan kematian disebabkan tusukan fatal di dada. Mirip dengan Togashi, jasad lain ditemukan dengan tusukan yang sama. Kesamaan Togashi dan korban kedua, Yamagami Tsuyoshi (50th) bukan hanya cara pembunuhan, tapi juga catatan criminal mereka. Korban ketiga, seorang polisi bernama Honma-san terbunuh karena dikeroyok oleh lebih dari satu orang. Honma-san ada janji bertemu dengan pria bernama Takahashi Keiichi hari itu. seperti Togashi dan Yamagami, Takahashi juga punya catatan kejahatan yang melukai orang sembarang. Kedua korban pertama diculik dan dibunuh di mobil. Jika kesaksian Takahashi benar, maka Honma-san dibunuh oleh orang-orang yang sebenarnya mengincari Takahashi.



“Stop!” Kuroi minta berhenti.



“Kuroi-san, kau mendapatkan sesuatu?”



“Ayo pergi, Daikan-sama!”



DoS Deka 10207



Daikan mengekor Kuroi yang mengikuti Takahashi-san. Pria itu tampak pulang menuju apartemennya. Tapi di depan apartemen, dia dicegat oleh dua orang berkaos pink, anggota Kawasaki Daisy Flag! Mereka meyakinkan Takahashi jika mereka bisa melindunginya, dan bukan polisi. tadinya Takahashi ragu, tapi ia kemudian mau ikut dengan kedua pria itu.



Kuroi menghubungi markas, “Takahashi Keiichi diculik!”



DoS Deka 10208



Takahashi dibawa ke markas Kawasaki Daisy Flag. Bukannya diajak bicara baik-baik, Takahashi justru diikat di kursi. Ia kemudian sadar jika pria-pria inilah yang telah membunuh si polisi, Honma-san. Tapi mereka mengelak dan mengatakan itu karena Honma-san menghalangi mereka. Mereka tidak menyangka, kalau yang dibunuh malam sebelumnya adalah seorang polisi.



“Kenapa kalian ingin membunuhku?” Takahashi mulai ketakutan.



“Kau ingin tahu, kenapa kau harus mati? Tanpa alasan jelas, kau mengibaskan pisau dan menyebabkan sejumlah orang terluka. Orang sepertimu pasti akan melakukan hal yang sama! Jadi kami perlu menghentikanmu!”



Sinopsis dorama Dos Deka episode 10 part 2



“A-aku tidak akan melakukannya lagi. Maafkan aku!” mohon Takahashi.



Tapi mereka tidak peduli. Sebuah pisau didekatkan di leher Takahashi.



DoS Deka 10209



“Hentikan!” Kuroi bersama rekan-rekannya yang lain menyerbu masuk. “Jadi kalian pahlawan keadilan itu?” sindirnya. Kuroi mulai melancarkan intimidasinya. Ia menunjuk salah satu pria di sana, “Setelah ditingal oleh kekasihmu, kau masih tetap mengiriminya email tiap hari. Apa kau tahu, disebut apa itu? Kau hanya penguntit!” Kuroi beralih pada pria lain, “Istrimu memaksamu bercerai. Tapi demi menjaga image, kau mempertahankan itu dan menikah hanya nama saja. Kau tahu, itu disebut ‘kepura-puraan’.”



Kuroi belum selesai. Ia masih melanjutkan intimidasinya pada yang lain. “Seorang anak baru melewati kemampuanmu di tempat kerja dan kau terus mengatakan hal buruk tentangnya. Kau tahu, disebut apa itu? Seorang pengecut! Dan satu lagi, kau! Kau selalu dipecat oleh perusahaan yang mempekerjakanmu kurang dari tiga bulan. Kau sangat pintar, lalu kenapa kau dipecat? Tidak akan ada yang memberitahumu. Saat ada orang di samping mejamu, mereka harus selalu menahan getaran akibat gerakan kakimu saat kau tegang. Kau hanya mengganggu mereka! Apa kalian bodoh?!”



DoS Deka 10210



Salah satu pria itu terpancing. Ia berniat mengayunkan pisaunya, tapi det.Arisuga sigap mengeluarkan senpi dan membuat pisau itu terpental. Aksi yang dipuji oleh Daikan dengan ‘luar biasa’.



“Daikan! Sekarang giliranmu!” perintah Kuroi.



Daikan tidak punya pilihan. Ia menerjang maju, tapi berhasil dilemparkan kembali oleh keempat orang itu. Kuroi akhirnya mengeluarkan cemetinya. Ia mengayunkan cemeti itu dan mengikat papan nama Kawasaki Daisy Flag di belakang ke empat pria lalu menariknya. Tidak butuh waktu lama bagi kuroi untuk melumpuhkan keempat pria itu. Sementara si pimpinan? Dia sudah lebih dulu melarikan diri!



“Daikan, tangkap mereka!”



Sinopsis dorama Dos Deka episode 10 part 2



Sigap Daikan mengeluarkan borgolnya, “Kalian ditangkap atas tuduhan pembunuhan dan juga membunuh paman Honma!”



DoS Deka 10211



Pemimpin kelompok Kawasaki Daisy Flag, Akazawa-san akhirnya berhasil ditangkap. Sekarang dia diinterogasi oleh inspkt.Shirogane dan Kuroi. Inspkt.SHirogane mengatakan kalau anak buahnya sudah mengakui seluruh perbuatan mereka. Pembunuhan terhadap dua korban sebelumnya dan juga paman Honma.



“Itu semua inisiatif mereka. Aku tidak ikut campur,” elak Akazawa dengan santainya.



Jawaban ini membuat inspkt.Shirogane dan Kuroi kesal. Bagaimana mungkin sang pemimpin tidak terlibat atas aksi anak buahnya.



“Memangnya kalian punya bukti?” tantang Akazawa kemudian.



Kali ini Kuroi yang turun tangan, “Aku pasti menemukannya!”



DoS Deka 10212



Sejumlah orang datang ke ruang interogasi. Salah satunya petinggi kepolisian, Chief Superintendent Sakaki Reiko. Ada perintah dari atasan kalau kasus Akazawa Hisashi akan diambil alih oleh mereka. inspkt.Shirogane protes. Tapi Chief Sakaki mengeluarkan surat perintah ambil alih kasus, yang membuat inspkt.Shirogane tidak bisa berbuat apa-apa.



Sinopsis dorama Dos Deka episode 10 part 2



Inspkt.Shirogane masih belum bisa menerimanya. Saat keluar, ia kembali mencegat chief Sakaki, “Tolong jelaskan … “



Chief Sakaki berbalik, memamerkan senyum sarkasnya, “Apa kau tahu, seorang kepala bagian sepertimu, memangnya bisa apa?”



DoS Deka 10213



Para polisi kembali ke markas. Mereka melaporkan perkembangan kasus yang menyebutkan kalau ada saksi mata yang melihat Akazawa. Artinya, dia tidak mungkin tidak terlibat dalam sejumlah kasus pembunuhan yang dilakukan anak buahnya itu.



“Kasus Akazawa diambil alih pusat. Ini surat pengambilalihan resminya,” inspkt.Shirogane memotong laporan anak buahnya itu.



Mereka heran karena pusat ikut campur dalam masalah yang terjadi di cabang. Ada apa sebenarnya dengan kelompok Kawasaki Daisy Flag ini? Siapa yang ada di balik semua kasus ini?



Kali ini Kuroi juga ikutan dibuat kesal karena kasusnya diambil alih, “Chief Superintendent Sakaki Reiko, dia wanita menyebalkan!”



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di sinopsis final dorama DoS Deka episode 11 part 1



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

Selasa, 03 November 2015

SINOPSIS DoS Deka 10 part 1

Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 1. Udah episode 10 aja. Kali ini kasus yang dihadapi Kuroi dan Daikan bukan kasus sembarangan. Satu kasus yang terjadi menyebabkan sederetan kasus lainnya. Bagaimana Kuroi dan Daikan menghadapinya?



DoS Deka 10101



Honma-san, teman dekat almarhum ayah Daikan datang ke rumah. Ia memuji Daikan yang sekarang sudah besar dan sudah sangat mirip dengan detektif sungguhan. “Karena anaknya sudah memenuhi impiannya dulu, dia pasti sangat senang.” Paman Honma mengacu pada ayah Daikan.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Ibu Daikan pun menyiapkan sarapan untuk mereka semua. Tidak lupa semangkuk nasi diletakkan di depan foto ayah Daikan. Pagi itu mereka menikmati sarapan dengan gembira. Bagi Daikan, paman Honma ini sudah seperti ayahnya sendiri. Selesai sarapan, semua orang bubar. Tapi, Daikan dan adiknya Kaori punya rencana. Hari itu Daikan bahkan sengaja izin dari kantor setengah hari.



DoS Deka 10102



Kemana Daikan dan Kaori? Mereka mengintip Kuroi yang datang ke acara perjodohan. Di seberang, tampak Kuroi dengan pakaian tradisional berwarna merah. Entah dengan alasan apa, Kuroi mau saja datang ke acara itu. Dan yang lebih mengejutkan, orang yang mewakili orang tua Kuroi justru ibu Daikan. Katanya, ayah Kuroi sedang ada urusan, hingga diwakili oleh ibu Daikan. Daikan dan Kaori hanya bisa bisik-bisik menebak kenapa ibu mereka yang diminta mewakili. (catatan : ibu Daikan ini mantan kekasih ayahnya Kuroi lho)



Tidak seperti biasanya, Kuroi tampak kalem saat ditanya oleh calon tunangannya itu. Tapi, saat ditanya alasannya jadi detektif, Kuroi kembali pada dirinya sendiri yang angkuh dan sadis. Ini membuat sang calon heran. Tapi, ibu Daikan buru-buru menambahi kalau itu hal yang wajar.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Tapi, sesuatu menarik perhatian Kuroi. Seorang pria buru-buru meninggalkan meja makan tanpa membayar. Manager restoran itu buru-buru mengejarnya. Melihat ada yang melarikan diri, Daikan mencoba menahannya, tapi gagal. Akhirnya Kuroi dengan pakaian tradisionalnya yang ribet diikuti Daikan mengejar si pria yang melarikan diri itu.



DoS Deka 10103



Kuroi nyaris mengeluarkan cemetinya saat dilihatnya pria yang tadi lari sudah ditahan oleh lima orang berseragam kaos pink. Si manager restoran juga sudah ada di sana. Pria itu minta maaf pada si manager dan memintanya untuk melepaskan saja. Tapi si manager berkeras untuk membawa pria itu ke kantor polisi.



Tapi salah seorang pria berseragam itu meminta pada si manager agar melepaskan si pria yang tidak membayar itu. Dan sebagai gantinya, mereka yang akan membantu membayar. Si manager menimbang sebelum akhirnya setuju.



Pria yang tadi melarikan diri merasa tertolong, “Kalian siapa?”



Kelima pria berseragam pink itu mengaku sebagai kelompok sukarela yang menjaga keamanan dan kedamaian kota.



DoS Deka 10104



Kembali ke markas.



Daikan memamerkan foto Kuroi yang memakai pakaian tradisional. Ini membuat seisi markas takjub luar biasa. Mereka tidak menyangka, karena ini pertama kalinya Kuroi memakai pakaian berwarna selain hitam, yang biasa dipakaianya. Kuroi melirik sebal pada Daikan.



Daikan kemudian membahas soal kelompok yang menamakan diri mereka Kawasaki Daisy Flags. Menurut kabar belakangan, mereka adalah kelompok lima orang yang secara sukarela melakukan patrol di kawasan kota Kawasaki.



Sementara itu, di mejanya Kuroi juga tengah mengecek tentang Kawasaki Daisy Flag itu. Ada beberapa foto yang menunjukkan aksi kelompok itu yang menolong masyarakat.



DoS Deka 10105



Dan entah bagaimana awalnya, kelima detektif pria ini justru berpikir, kenapa tidak mereka saja yang menjadi lima penjaga keamanan itu. Arti Daisy dari nama mereka adalah : kedamaian, harapan dan cinta murni. Dan sekarang mereka malah meributkan siapa yang akan berada di tengah. Det.Arisuga sudah ge-er karena semua melihat padanya. Tapi ternyata saat Daikan menyebut det.Tokou saja, yang lain setuju. Mereka berlima akhirnya berpose seperti pose kelompok Kanagawa Daisy Flag itu.



“Apa yang sedang kalian lakukan?!” saat itu inspkt. Shirogane datang membuat kelimanya kalang kabut tidak punya jawaban.



DoS Deka 10106



Sebuah telepon masuk. Ada laporan sesosok mayat pria berusia 20-30 th ditemukan di sebuah tempat. Saat sampai di TKP, diketahui jika pria itu meninggal karena satu luka tusukan tepat di jantung.



Daikan masih takut melihat mayat, jadi ia memilih menyingkir. Tapi Kuroi menyeretnya untuk melihat langsung. Korban ternyata adalah pria yang sempat dilihat Daikan dan Kuroi, melarikan diri dari restoran karena tidak membayar.



DoS Deka 10107



Kembali ke markas



Korban adalah Togashi Mamoru, 28 tahun. Tidak punya rumah dan tidak punya pekerjaan. Uang dan barang-barang pribadinya tidak diambil. Kecil kemungkinan dia dirampok. Salah satu sepatunya dilepas dari tubuhnya. Tapi tidak dengan kaos kakinya. Artinya, dia dibunuh di tempat lain dan setelahnya ditinggalkan di tempat itu.



Daikan melaporkan kalau ia mengenali pria itu sebagai ‘eat and run’, pria yang makan di restoran tapi tidak mau membayar dan melarikan diri. Saat itu, Togashi-san ditolong oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai Kanawaga Daisy Flag dan dilepaskan oleh si manager restoran.



Togashi-san ini ternyata juga punya catatan criminal. Empat tahun silam, di pernah mengayunkan pisau secara sembarang di sebuah tempat. Dan karena ulahnya, ia melukai empat pria dan wanita. Ia ditahan selama 3 tahun 9 bulan. Belum lama inilah di baru saja keluar dari tempat hukumannya. Ada kemungkinan, pelaku pembunuhan kali ini adalah orang yang berhubunan dengan kasus empat tahun silam. Dendam? Tapi itu dibantah, karena korban empat tahun silam hanya mengalami luka kecil saja.



Berdasarkan hasil autopsy, Kuroi melaporkan kalau tusukan tepat di jantung yang menyebabkan kematian TOgashi-san ini. inspkt.Shirogane segera membagi tugas pada anak buahnya. Sebagian mencari keberadaan Togashi-san ini sebelum kejadian, orang-orang yang mengenalnya dan juga restoran kasus ‘eat and run’.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



DoS Deka 10108



Det.Arisuga justru ribut sendiri dengan rekan-rekannya yang lain. Mereka masih belum bubar, menyusul Daikan dan Kuroi yang sudah lebih dulu pergi. Baru setelah diperingatkan oleh inspkt.Shirogane, mereka akhirnya ikut bubar melakukan investigasi.



“Kalian harus bisa melakukan investigasi mandiri. Untuk tiap yang kalian lakukan, aku wakil chief, Arisugawa Tsunei akan bertang… “ det.Arisuga gelagapan sendiri. Ia akhirnya ditinggal oleh yang lain.



DoS Deka 10109



Kuroi dan Daikan mendatangi kembali restoran kemarin. Menurut manager di sana, sejak awal ia memang sudah curiga dengan si pria ini, Togashi-san. Itu artinya, ia memang sudah berencana untuk makan dan melarikan diri. Kejahatan yang direncanakan.



“Soal mereka, bagaimana? Apa mereka memang sering patrol di sekitar sini?” tanya Kuroi.



“Maksud Anda kelompok Kawasaki Daisty Flag? Itu pertama kalinya aku melihat mereka. mereka adalah pria muda yang luar biasa kan? Mereka banyak menolong orang tanpa minta imbalan. Hal yang jarang terjadi kan?” ujar si manager.



Sementara itu, det.Tokou dan det.Arisuga melakukan investigasi di tempat lain. Menurut laporan orang sekitar TKP, ada yang melihat minivan warna putih terparkir di dekat tempat ditemukannya mayat. Tapi det.Arisuga dan det.Tokou akhirnya memilih melakukan investigasi terpisah.



DoS Deka 10110



Di markas Kawasaki Daisy Flag



Pimpinan kelompok itu tengah mengumpulkan anggotanya. Mereka melaporkan tentang sejumlah kejadian kejahatan di sekitar. Si pimpinan pun mengintruksikan agar mereka kembali ke kegiatan patroli di sekitar.



DoS Deka 10111



“Luar biasa, huh?” Kuroi memaksa masuk ke markas para pria berkaos pink ini. “Mungkin, aku perlu memintamu untuk melakukan patroli area yang lebih luas, seperti Seyama,” sindir Kuroi.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Pimpinan kelompok itu mengenali Kuroi sebagai polisi pada kasus kemarin. Mereka membalas Kuroi kalau polisi sengaja membuat penjahat agar mereka berhasil menangkapnya. Dan itu adalah hal yang buang-buang pajak saja. “Lebih penting, bagaimana cara agar mereka (para penjahat) tidak melakukan kejahatan lagi.”



“Jadi, itu alasan kenapa kau menolong pria yang makan dan lari itu, Togashi-san?”



“Benar. Dengan begitu, dia tidak akan melakukan hal bodoh lagi. Itu Cuma butuh pengorbanan kecil.”



Kuroi balas menyindir, “Jelas. Dia tidak akan melakukan hal bodoh itu lagi karena dia sudha terbunuh. Jika dia ditangkap saja waktu itu, pasti akhirnya tidak akan seperti ini.”



Pimpinan kelompok itu kaget dengan hal yang baru saja dikatakan Kuroi, “Jadi, menurutmu ini salah kami?” pimpinan kelompok tersenyum. “Kami melakukan patrol karena mendengar banyak laporan kejahatan di sekitar sini. Kami yakin, keberadaan kami bisa mengurangi angka kejahatan.”



Kuroi tidak mau kalah, “Aku mengerti benar. Jadi, kalian pura-pura sebagai polisi?!” sindirnya lagi.



DoS Deka 10112



Daikan dan Kuroi mengunjungi Kenken-sensei di lab-nya. Menurut Kenken-sensei, Togashi-san ini dibunuh dengan satu tusukan fatal tepat di bagian jantung yang mematikan. Hanya dengan satu gerakan saja, tusukan fatal itu bisa dilakukan. Artinya pelakunya benar … sadis. Pelaku ingin agar si korban benar-benar mati.



Telepon Daikan berbunyi. Laporan baru menyebutkan jika ada korban lain, Yamagami Tsuyoshi (50 tahun ), juga ditemukan terbunuh.



DoS Deka 10113



Kembali ke markas.



Seperti korban sebelumnya, korban kali ini Yamagami Tsuyoshi (50 tahun) juga seorang gelandangan dan tidak punya pekerjaan. Uang dan barang-barang pribadinya utuh, tidka tersentuh. Jadi, jelas bukan perampokkan. Cara pembunuhan sama persis seperti korban sebelumnya, Togashi-san. Ada kemungkinan jika pelaku pembunuhan juga orang yang sama.



Catatan criminal menyebutkan jika Yamagami ini lima tahun silam pernah menembakkan senpi di sebuah taman dekat perumahan. Itu menyebabkan sejumlah luka pada lima orang yang ada di sekitarnya. Karena perbuatannya ini, dia ditahan selama 4 tahun 8 bulan. Dia juga belum lama ini baru bebas. Kesamaan korban dari kedua pembunuhan ini adalah pernah melakukan kejahatan yang melukai sejumlah orang secara sembarang.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Ada yang aneh pada kedua korban pembunuhan ini. Kesamaan mereka adalah punya catatan kejahatan.



DoS Deka 10114



Sementara yang lain bubar untuk melakukan penyelidikan terhadap para korban kasus yang lalu, Kuroi bersama Daikan masih bertahan di markas. Kuroi mempelajari lagi kasus-kasus itu bersama korbannya. Dua korban pembunuhan yang sama-sama punya catatan kejahatan yang serupa. Selain itu, keduanya juga baru dibebaskan dari penjara.



Saat itu, Ken si pengantar makanan baru datang. Ia membawakan makanan pesanan Daikan. Tiga porsi sekaligus dipesan Daikan.



“Eh, Kuroi-san, makanan kesukaanmu mirip dengan kesukaan chief juga kan?” goda Daikan.



“Diam!” bentak Kuroi, kesal.



“Kalian kompak sekali. Aku iri!” ujar Ken.



“Apa kau bodoh?” balas Kuroi, tidak suka.



Kuroi kembali menekuri data-data di depannya. Kedua korban punya catatan kejahatan yang serupa, selain itu mereka juga baru dibebaskan tiga bulan belakangan.



“Kuroi, apa yang kau investigasi lagi kali ini?” inspkt.Shirogane baru saja datang. “Apa kau berencana melakukan investigasi dengan perspektif sederhana lagi?” pertanyaan yang diiyakan oleh Kuroi.



Inspkt.Shirogane melanjutkan ucapannya. Ada laporan saksi mata yang menyebutkan jika di TKP korban kedua, sebelumnya ada yang melihat minivan putih. Artinya, kedua korban diculik dan dibunuh di dalam mobil, dan kemudian ditinggalkan begitu saja di jalan.



Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



“Itu artinya, yang menculik dan membunuh mereka, pelaku yang sama,” Kuroi menyimpulkan.



BERSAMBUNG



Sampai jumpa di Sinopsis Dorama DoS Deka episode 10 part 2



Picture and written by Kelana



FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.